Edisi 15-04-2019
Fasilitas Transaksi Repo di Pasar Modal Indonesia


Repurchase Agreement (Repo) adalah sa tu produk investasi yang ditran saksi kan di Pasar Modal Indonesia.

Transaksi Repo adalah per janji - an antara dua belah pihak, kare - na pihak pertama atau seller menjual efek kepada pihak ke - dua atau buyer dengan janji akan membeli kembali efek tersebut pada waktu yang disepakati. Da - lam financial perspective, tran - sak si Repo merupakan pinjam - an dana dengan menggunakan agunan sejumlah efek tertentu yang disepakati. Efek di sini dapat saham atau obligasi, baik obligasi korporasi maupun surat utang negara yang tercatat di Bursa Efek Indo nesia (BEI). Sebelumnya, transaksi Repo di Pasar Modal Indonesia tidak terlalu diatur. Kontrak yang dibuat antara pem beli dan penjual yang umum nya difasilitasi perusa - ha an efek tidak ter stan dar di - sasi.

Akibatnya, sering terjadi wanprestasi atas kontrak. Karena peluang terjadinya permasalahan pada transaksi Repo semakin besar seiring ma - kin diminatinya transaksi ini di Pasar Modal Indonesia, maka se jak 2015 Otoritas Jasa Ke - uang an (OJK) menerbitkan Per - atur an Otoritas Jasa Ke uang an (POJK) Nomor 09/ POJK.04/ - 2015 tentang Pedo man Tran - sak si Repurchase Agree ment ba gi Lembaga Jasa Ke uangan. Da lam POJK ter se but disya rat - kan penggunaan do kumen Glo - bal Master Repur chase Agree - ment (GMRA) In do nesia Annex dalam pelak sa na an transaksi Repo yang di lakukan Lembaga Jasa Ke uang an (LJK). Sejak keluarnya aturan OJK ter sebut, maka perjanjian kon - trak Repo harus mengacu pada GMRA Indonesia sehingga me - nurunkan peluang kerugian yang dialami pihak tertentu.

Na mun, para LJK yang bertran - sak si Repo selama ini banyak yang belum memiliki sistem ope rasional transaksi Repo dan kebanyakan masih dilakukan manual. Untuk memudahkan para pe laku dalam bertransaksi Re - po se suai dengan ketentuan ber la ku, pada 28 Februari 2019, PT Kli ring Penjamin Efek Indo - nesia (KPEI) meluncurkan la - yan an ter baru untuk mem fasi - li tasi tran saksi Repo bagi pelaku pasar mo dal di Indonesia, yakni fasi li tas layanan pihak ketiga atau di kenal sebagai Triparty Repo. Melalui fasilitas Triparty Re - po, KPEI bersama KSEI menye - dia kan layanan antara lain pe - me liharaan kontrak Repo, pro - ses penyelesaian, proses mark to mar ket, pengelolaan marjin, pe - na gihan dan pembayaran repo rate, serta income payment (divi - den atau kupon).

Proses mark to market yang dilakukan KPEI se - tiap harinya bisa membantu menghitung kecukupan marjin untuk setiap partisipan. Selisih marjin, baik oleh seller maupun buyer, akan memunculkan mar - gin call. Pemenuhan marjin di la - ku kan dalam bentuk setoran da na yang pembayarannya dila - ku kan melalui bank ditunjuk oleh KPEI. KPEI melakukan fungsi ad - ministrasi atas seluruh proses transaksi yang dilakukan me la - lui fasilitas Triparty Repo se - hing ga transaksi bisa dilakukan secara efisien dan termonitor de ngan baik. Kewajiban seller mau pun buyer yang muncul atas yang dilakukan akan di ad - mi nistrasikan melalui fasilitas ini, antara lain melalui pena gih - an dana pinjaman dan repo rate ke pada seller serta penagihan pengembalian Efek kepada buyer saat jatuh tempo.

Selain itu, hak atas Efek, se - perti dividen, akan ditagihkan ke pada buyer untuk bisa diteri - ma seller, meskipun Efek sedang di jaminkan kepada buyer. De - ngan adanya fasilitas ini, diha - rap kan pasar Repo di Indonesia bisa lebih menarik dengan re gu - lasi dan mekanisme yang sudah mengikuti standar. Untuk mendorong peman - fa atan fasilitas Triparty Repo se cara luas, KPEI mem be bas - kan biaya layanan atas fasilitas yang diberikan selama enam bu lan pertama sejak fasilitas Tri party Repo diimple men tasi - kan. Bagi investor yang ingin me manfaatkan layanan ini da - pat menghubungi Anggota Kli - ring terkait.

Sementara per usa - ha an efek anggota kliring yang ingin menggunakan layanan ba ru ini harus segera men daf - tar kan perusahaannya ke KPEI un tuk menjadi partisipan Tripar ty Repo.

*Kerja Sama Redaksi KORAN SINDO dan Bursa Efek Indonesia