Edisi 15-04-2019
Ragam Kuliner Nusantara Hadir di Kota Depok


MENYAMBUT Hari Kartini pada 21 April mendatang, Perempuan Jenggala menyelenggarakan event Ragam Kuliner Nusantara.

Kegiatan yang diselenggarakan di Pesona Square Mall, Kota Depok, Minggu (7/4)) tersebut turut dihadiri dan dibuka Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama istri Wakil Presiden H Mufidah Kalla. Ketua Umum Perempuan Jenggala Vicky W Kartiwa mengatakan, tahun ini tema yang diangkat adalah “Kreasi Kue Tradisional”. Acara ini menghadirkan lomba kue tradisional yang dinilai dua juri yang sudah malang melintang di dunia kuliner, yaitu Zaurah Hasfian dari Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) dan akademisi boga RA Hera Heryani. Lomba ini diikuti 16 peserta dari berbagai organisasi kuliner di Indonesia.

“Peran perempuan terhadap berkembangnya industri kuliner sungguh luar biasa. Adanya acara tahunan Ragam Kuliner Nusantara Perempuan Jenggala diharapkan lebih memotivasi wanita Indonesia untuk dapat terus mengembangkan dan menjaga kebudayaan kuliner Indonesia sehingga bisa melawan arus kuliner luar negeri,” ucap Vicky. Beragam kuliner hadir dalam event tersebut, mulai jajanan pasar seperti kue lapis, onde-onde, kue mangkok, bolu kukus, kue tradisional yang sudah jarang ditemui seperti kue dongkal, hingga kuliner pinggir jalan yaitu sate padang dan ketoprak.

Sementara itu, untuk lomba kue tradisional, terlihat para peserta menghias kue-kue yang didominasi jajanan pasar, contohnya kue dongkal yang dicampur stroberi. Ada juga kue yang disusun melingkar dan disusun ke atas membentuk segitiga. Vicky menuturkan, acara ini merupakan acara tahunan dengan menghadirkan berbagai macam pilihan kuliner Nusantara beraneka ragam serta lomba memasak. “Untuk lomba kue tradisional kali ini yang dinilai adalah rasa, kreativitas, dan bahan yang digunakan aman dikonsumsi,” ungkap Vicky. Dia menambahkan, bersama Ragam Kuliner Nusantara, Perempuan Jenggala bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) juga mengadakan acara donor darah dengan tujuan mengedukasi masyarakat Depok tentang betapa pentingnya donor darah, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Acara terakhir yang juga dilaksanakan berbarengan adalah Giat Pasar Sembako Murah Perempuan Jenggala untuk masyarakat Depok yang membutuhkan. “Kami mengundang 1.500 masyarakat yang ditujukan bagi masyarakat Depok agar dapat membeli sembako dengan harga yang jauh di bawah harga pasar konvensional. Kami berharap dengan diadakannya kegiatan ini dapat sedikit membantu masyarakat Depok,” ungkap Vicky. _ iman firmansyahJam Tangan Pintar untuk AnakBRAND yang berfokus pada jam tangan pintar anak, Imoo, meluncurkan produk baru yang diberi nama, Imoo Watch Phone Z5. Menurut CEO Imoo Yuan Xing Wei, Imoo Watch Phone saat ini telah menjadi jam tangan favorit anak-anak di seluruh dunia. “Indonesia sendiri merupakan pasar potensial bagi kami,” ujarnya dalam peluncuran Imoo Watch Phone Z5 di Jakarta beberapa waktu lalu.

Sesuai namanya, jam ini berfungsi layaknya smartphone karena memiliki banyak fitur di dalamnya. Menurut Felix Hauw, Product Manager Imoo, produk ini memiliki banyak fitur, di antaranya, GPS untuk mengetahui real time keberadaan anak. Ada juga Watch Phone untuk mengetahui pergerakan anak seperti sedang duduk atau bermain. Kamera yang digunakan beresolusi 5 MP dengan kualitas HD. Sedangkan, jaringan sudah 4G untuk melancarkan melakukan video call antara anak dan orang tua serta sudah mendukung semua operator di Indonesia. Tidak hanya itu, karena anak-anak biasanya memakai jam sambil mencuci tangan atau berenang, di produk ini sudah dibenamkan teknologi antiair yang besertifikat IPX8. Dari segi layar, telah dibenamkan layar Ultra-clear AMOLED 1,41 inci untuk menunjang aktivitas anakanak di segala kondisi agar layar tetap terlihat jelas.

Kemudian, jantung dari jam tangan pintar ini dipercayakan pada Snapdragon Wear 2100 yang dapat menghemat konsumsi listrik. Fitur-fitur tersebut ditunjang dengan baterai yang memiliki kapasitas 680 mAh dan memiliki beberapa keamanan, di antaranya chip management daya listrik, chip pengisian daya, dan bahan tahan api. Walaupun fitur yang ditawarkan mirip smartphone dan sasarannya adalah anakanak, jam ini tidak memiliki gim. Acara yang dilaksanakan di Kota Kasablanka ini dihadiri pula Chief Experience Officer immo Titi Kamal dan Christian Sugiono. Menurut mereka, alat komunikasi yang cocok untuk anak adalah jam karena selalu menempel di tangan sehingga tidak mudah hilang.

“Bisa tahu juga Juna sedang ngelakuin apa dan sering sebentar-sebentar video call untuk menanyakan mama sedang di mana, kapan nyampe rumah,” kata Titi Kamal.

mg6