Edisi 16-04-2019
Bandar Sabu-sabu Jaringan Internasional Diamankan


SERANG –Polda Banten mengungkap jaringan inter na sio nal pengedar sabu-sabu. Dalam pengungkapan ini, sabu-sabu se berat 2 kilogram se nilai Rp3 miliar langsung dimusnahkan.

Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir menjelaskan, peng ungkapan berawal dari hasil penyidikan kasus tindak pidana narkotika golongan satu jenis sabu-sabu seberat 10,15 gram dengan tersangka M Hasanudin dan Asep Sanusi. Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku membeli barang itu dari Dillah, 32, alias Jordan. Polisi kemudian me - nang kapnya di Kampung Wa - rung, Desa Suka Indah, Ke ca - matan Baros, Kabupaten Se - rang, kemarin. “Dillah merupakan ja ri ng - an internasional di Banten, kom plotan Pakistan yang di - ken dalikan Achmed warga bi - na an Lapas Tangerang asal Iran. Polisi juga menangkap tersangka Budi Iskandar, 28, Ules, 42, dan Yeni, 51, dari hasil pengembangan,” katanya.

Tohir mengatakan, pelaku mendapatkan barang melalui komunikasi dengan seorang narapidana bernama Achmed WNA asal Iran di Lapas Ta nge - rang. Kemudian Dillah dan Bu di di minta mengambil sabu-sabu da ri orang tak dikenal di ka was an Pasar Minggu, Ja kar ta Selatan. Dijelaskan Tomsi, barang haram itu rencananya dijual ke Pandeglang dan Lebak. Bah - kan, penyebarannya sudah di - jual sampai ke kampung-kam - pung. “Motifnya ingin kaya de - ngan cepat,” katanya. Tidak hanya sabu-sabu, kata dia, pihaknya juga me nyi - ta barang bukti hasil pencucian uang. “Dari hasil kejahatan itu, kami berhasil menyita se bi - dang tanah 2.000 meter, ru - mah kontrakan dua lantai enam pintu, rumah, tiga mo - tor, tiga mobil, empat hand - phone, dan uang dua ratus juta ru piah,” katanya.

Sebelumnya Badan Nar kotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten berhasil menangkap tiga kurir sabu-sabu jaringan Lapas Klas I Tangerang, satu di antara pelaku merupakan se - orang sipir lapas. Kepala BNNP Banten Brig - jen Pol Tantan Sulistyana me - nga ta kan, penangkapan ber - mu la dari informasi pengi rim - an paket sabu-sabu dari Cian - jur ke Lapas Klas I Tangerang. Kemudian tim BNNP me la ku - kan penelusuran dan berhasil me nangkap AH, 39, dan YS, 34, seorang kurir di parkiran la - pas dengan barang bukti paket sabu-sabu seberat 100 gram pada 22 Maret lalu. Berdasarkan keterangan AH dan YS, kiriman paket sa - bu-sabu tersebut atas perintah HB, 46, yang merupakan warga binaan lapas itu. Rencananya, sabu-sabu tersebut akan di - kirim ke lapas oleh FD, 28, oknum sipir lapas.

“Ada permintaan barang dari lapas, lalu diantar kurir dari Cianjur dua orang. Tiba di depan lapas ditangkap setelah kami lakukan control delivery ter nyata diambil dari dalam oleh seorang kurir lagi oknum sipir lapas untuk (FD) meng - hubungkan kurir luar ke da - lam,” kata Tantan. Petugas juga menangkap MM, 32, warga binaan lain yang merupakan perantara se - kaligus memerintahkan ok - num sipir untuk mengambil pa ket sabu-sabu tersebut. “Si - pir ini mengaku baru pertama kali melakukan kejadian ter se - but,” katanya. Kasubit Layanan Tahanan Kesehatan dan Rehabilitasi Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Banten Hanabil me - ngatakan akan menindak te gas oknum sipir yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) berdasarkan instruksi Men teri Kemenkumham.

“Kare na ini pegawai ada proses ad - ministrasi kepegawaian, yang jelas pimpinan akan me la ku kan tindakan sedemikian rupa hing - ga pemecatan karena ins truksi dari menteri, pegawai yang ter - libat narkotika tidak ada ampun harus dipecat,” kata nya.

Teguh mahardika