Edisi 16-04-2019
Penjualan Semen Baturaja Capai 161.505 Ton


JAKARTA –PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mencatatkan volume penjualan semenpada Maret 2019 sebesar 161.505 ton.

Angka ini tumbuh 8% dibanding periode sama tahun sebelumnya 150.071 ton. Direktur Utama Semen Ba - tu raja Jobi Triananda Hasjim menyebutkan, berdasarkan da - ta Asosiasi Semen Indonesia (ASI), pertumbuhan volume pen jualan tersebut jauh di atas rata-rata industri di wilayah Su - matera Bagian Selatan (Sum - bag sel) yang terkoreksi -14%. Jobi menambahkan, pada Maret 2019, Semen Baturaja ma sih mampu meningkatkan market share di seluruh wilayah pemasaran SMBR sebesar 25%. “Dengan share tertinggi 68% un tuk wilayah Sumsel (Suma - tera Selatan) dan 25% di wilayah Lampung yang merupakan pa - sar utama perseroan,” kata Jobi da lam keterangan rilisnya di Jakarta, kemarin.

Perseroan optimistis bisa men jaga pertumbuhan volume penjualan seiring dengan besar - nya pangsa pasar di wilayah pe - ma saran Semen Baturaja. “De - mand untuk wilayah pemasaran ka mi di Sumatera Selatan, Lam - pung, Jambi, Bengkulu, dan Bang ka Belitung pada 2018 men - capai 6,9 juta ton atau tum buh 9% dibanding 2017 se hingga kami optimistis tar get 2,75 juta ton ter ca pai,” ujar Jobi. Sementara pada 2019, SMBR akan terus berusaha men jaga pertumbuhan volume penjualan di atas 20% yang pada tahun ini ditargetkan mencapai 2,75 juta ton atau tumbuh 26% dibanding tahun 2018 sebesar 2,18 juta ton.

Seiring dengan ber jalannya pemilihan umum (pemilu) 2019, SMBR optimis - tis bisa menjaga pertumbuhan volume penjualan seiring de - ngan besarnya kue market share di wilayah perseroan. “Kami op - ti mis target 2,75 juta ton dapat tercapai,” kata Jobi. SMBR sa at ini memiliki dua pa brik di Baturaja berkapa sitas pro duksi 3,85 juta ton/ta hun. Pe me nuhan kebutuhan arma - da angkutan semen juga sudah ter penuhi pada November ta - hun lalu yang menambah opti - mis me manajemen untuk men - ca pai target tahun ini. SMBR menargetkan per - tum buh an laba bersih setelah se - be lumnya laba bersih meng - alami konsolidasi pada tiga ta - hun ter akhir.

“Untuk bottom line, ta hun ini merupakan mo men - tum bagi SMBR untuk re bound setelah ta hun-tahun se be lumnya laba ber sih tertekan se hu - bungan de ngan berope rasi nya Pabrik Ba tu raja II,” tuturnya.

Heru febrianto