Edisi 16-04-2019
Jalan Sulit Persija


JAKARTA– Persija Jakarta dan Stefano ‘Teco’ Cugurra sepertinya tak bisa berpisah terlalu lama. Persija dan Teco sudah harus bertemu setelah skuad Macan Kemayoranbertemu Bali United di babak 8 besar Piala Indonesia 2018/2019.

Teco adalah bagian dari sejarah indah Persija. Pelatih asal Brasil itu memberikan tiga gelar, termasuk trofi Liga 1 setelah dua musim bersama Macan Kemayoran. Sebelum Teco memutuskan pergi dari Persija dan memilih berlabuh ke Bali United. Teco tidak sendirian ke Bali United, tapi juga mengajak Gunawan Dwi Cahyo, Willian Pacheco, dua pemain yang ikut membantu Macan Kemayorankampiun Liga 1. Babak 8 besar akan digelar dengan sistem kandang dan tandang mulai 23 April hingga 3 Mei 2019. “Buat saya, tidak ada harus lawan si A dan si B, semua sama saja. Semua lawan kuat dan berat sehingga sama saja. Sekali lagi, kami terima hasil drawing apa, kami siap,” ujar Manajer Persija Marsma TNI Ardhi Tjahjoko di Lapangan PS AU TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dikutip situs resmi klub.

Hanya, bertemu Serdadu Tridatubukan pekerjaan mudah untuk Macan Kemayoran. Selain faktor keberadaan Teco, Bali United bisa dibilang memiliki rekor bagus saat bertemu Persija. Dari 14 pertemuan terakhir, Irfan Bachdim dkk menghasilkan enam kemenangan, dan hanya tiga kali menelan kekalahan. Namun, dalam tiga pertemuan terakhir Persija unggul karena meraih dua kali kemenangan dan hanya sekali kalah. “Siapa pun lawannya, pasti siap. Apalagi, di babak 8 besar, tim yang lolos adalah tim-tim yang terbaik. Kami harus mempersiapkan diri dengan baik di babak 8 besar ini,” tutur pemain Persija Riko Simanjuntak, Minggu (14/4). Pertandingan lain di babak 8 besar akan adalah Bhayangkara FC melawan PSM Makassar, Persebaya Surabaya vs Madura United, serta Borneo FC vs Persib Bandung.

Persib melawan Borneo juga menghadirkan reuni Pelatih Mario Gomez dengan Maung Bandungyang musim lalu ditukanginya. Sementara Persebaya vs Madura United bisa menjadi rematchdini di semifinal Piala Presiden 2019 sekaligus reuni Andik Vermansyah dengan Green Force. Pelatih Madura United Dejan Antonic tak mau ambil pusing dengan lawan di babak 8 besar. “Persiapan kami normal. Kami sudah menjalani latihan meski pada pemilu besok kami akan libur sementara,” kata Dejan, di situs resmi klub. Namun, Dejan menegaskan jika Piala Indonesia memiliki gengsi lebih besar karena bukan laga pramusim seperti Piala Presiden. “Bagi manajemen, Piala Indonesia bukan hanya pertandingan pramusim, karena ada harapan untuk bisa berkompetisi di AFC jika bisa menjuarai kejuaraan ini. Kami sadari itu dan kami dengan para pemain harus berjuang maksimal pada setiap pertandingan akan kami jalani ke depannya,” tandas Dejan.

Undian kemarin menjadi pengundian terakhir di pergelaran Piala Indonesia 2018 karena pada semifinal dan final tidak ada pengundian lagi. Artinya, drawingbabak 8 besar Piala Indonesia 2018 juga sekalian menentukan bagan sampai final. Laga semifinal Piala Indonesia 2018 akan digelar pada 15 Juni 2019. Untuk final akan digelar dengan sistem kandang dan tandang pada 30 Juni dan 7 Juli 2019. “Inilah delapan terbaik yang ada di Piala Indonesia 2018. Babak ini bukan hal yang biasa karena yang terbaik akan menjadi wakil Indonesia di Piala AFC 2020,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha.

Ma’ruf