Edisi 16-04-2019
Saatnya Suarez Bikin gol


BARCELONA–Kualitas seorang penyerang dilihat dari gol-gol yang dicetaknya, terlebih di kompetisi elite Liga Champions.

Mengenai hal ini, Luis Suarez merasakannya. Meski bermain baik di Primera Liga dan ikut berperan dalam deret gelar yang didapat Bar ce - lona, dia tetap mendapatkan kri tik karena mulai jarang mem buat gol di Liga Champions. Musim ini saja konsistensi Suarez merobek jala lawan se - benarnya tetap terjaga. Dia te - lah mencetak 23 gol dari 43 pe - nampilan bersama Barca di se - mua kompetisi sepanjang mu - sim ini. Tapi, ada yang di lu pa - kan Suarez, yaitu mencetak gol di Liga Champions. El Pistolero sudah puasa gol di kompetisi bergengsi Benua Biru selama satu tahun.

Ter - akhir kali Suarez mencetak gol di Liga Champions adalah 4 April, 2018. Penurunan pro - duk tivitas begitu terasa. Dari 50 penampilannya di Liga Champ ions, Suarez telah mencetak 20 gol. Namun, mantan pemain Ajax Amsterdam dan Liverpool tersebut hanya me nyum bang - kan dua gol dalam 25 penampilan terakhir. Beruntung, Pelatih Barca Er nesto Valverde tak risau. Dia me ngaku sangat percaya de - ngan kemampuan bombernya dan yakin gol demi gol akan se - gera mengalir. Valverde menilai kontribusi Suarez terhadap keberhasilan Barca lebih besar dari sekadar mencetak gol.

“Bagi saya, Suarez tetap sa - ma seperti biasanya. Dia selalu bermain di level tertinggi dan terus menuntut lebih. Saya tahu orang-orang membicarakan ke sulitannya mencetak gol di Liga Champions. Tapi, dia membuka peluang bagi rekanrekannya untuk mencetak gol. Itu adalah sesuatu yang besar,” ungkap Val verde, dilansir thewashingtonpost . Kepercayaan besar Valverde terlihat jelas pada leg pertama perempat final, Ka - mis (11/4). Suarez sebenarnya mencetak gol kemenangan ke gawang David de Gea. Sayang, wasit menganggapnya sebagai gol bunuh diri bek The Red Devils Luke Shaw. Suarez tidak berada dalam tekanan besar karena merasa nyaman di klub. Dia meng ung - kap kan hubungan per teman - an nya sangat baik dan itu ber - dampak positif terhadap ki - nerja di lapangan.

“Kami bukan hanya pesepak bola. Kami juga orang tua. Kami memiliki ke biasaan yang sama dan usia hampir sama, Kami bersenang-senang, minum, dan makan bersama. Ini adalah hubungan yang luar biasa dan lama ke lamaan kami saling percaya,” paparnya. Dukungan penuh publik Camp Nou plus waktu istirahat lebih banyak lantaran absen saat menghadapi Huesca di Pri mera Liga, Sabtu (13/4), diy a kini bakal membuat Suarez le bih segar. Selain itu, penyerang asal Uruguay tersebut memiliki pengalaman manis kala bersua MU. Saat masih membela Liverpool, El Pistolero berhasil mencetak tiga gol dalam enam laga kontra MU.

Alimansyah






Berita Lainnya...