Edisi 16-04-2019
Atasi Cedera dengan Sport Massage


SPORT massage bisa menjadi jawaban atas berbagai permasalahan pada otot. Misalnya, ketika terjadi cedera otot pada atlet atau sport enthusiast yang menjalani rutinitas olahraga berat atau bagi pegawai kantoran super sibuk yang kerap mengalami masalah sakit punggung atau pinggang.

Pendiri Giat Kurnia, salah satu gerai sport massage di Jakarta yang juga pemijat atlet nasional, Sugiat Moeljo Soedarmo mengungkapkan, sport massage beda dengan pijat biasa. Ia menjelaskan, sport massage berfokus pada tiga hal. Pertama, dilakukan satu jam sebelum aktivitas olahraga untuk mempersiapkan otot menjadi lentur dan mencegah cedera. Kedua, sehabis olahraga atau setelah atlet bertanding, fokusnya relaksasi otot. Ketiga, untuk mengatasi masalah atau cedera otot mulai dari sakit pinggang, sakit punggung, terkilir, hingga saraf terjepit. Ia juga memberikan beberapa tips untuk mencegah serta mengatasi cedera otot.

“Pertama, bagi atlet atau sport enthusiast tentu harus selalu melakukan pemanasan, peregangan, dan pendinginan otot dengan teknik dan urutan benar setiap kali berolahraga. Sementara bagi pekerja kantoran yang banyak duduk juga bisa melakukan teknik peregangan otot sederhana selama 5 sampai 10 menit,” ujar Sugiat di Jakarta, Kamis (4/4). Selanjutnya adalah rutin melakukan sport massage. Dalam hal ini selalu konsultasi dengan terapis untuk menentukan fokus dan frekuensi sport massage. Hal ini mengingat kondisi setiap orang berbeda, ada yang membutuhkan sport massage cukup satu kali sebulan atau harus satu kali seminggu.

“Juga pastikan memilih terapis yang paham anatomi otot dan mengerti teknik sport massage. Apabila sampai merasakan sakit luar biasa ketika sport massage, artinya tekniknya tidak benar,” kata Sugiat. Sementara itu, ketika terjadi cedera atau masalah otot, pertama-tama selalu kompres dengan es atau rendam bagian yang cedera dalam air es dan hindari memberikan tekanan pada otot yang cedera. “Jangan pernah mengompres dengan air panas karena dapat menyebab kan cedera semakin memburuk. Pastikan cedera otot ditangani oleh spesialis kedokteran olahraga atau sport massage profesional,” kata Sugiat.

Iman firmansyah