Edisi 14-05-2019
DJI Saingi GoPro di Action Camera


GOPRO pernah ingin menyaingi DJI. Mereka membuat drone tapi gagal. Namun, mereka tidak malu mengakui kegagalannya. GoPro sudah move on , berfokus pada action camera yang membesarkan nama mereka.

Model baru GoPro Hero 7 hadir dengan banyak perubahan. Cipnya baru. Mereka kembangkan sendiri, tidak lagi outsource memakai cip buatan Ambarella. GoPro juga mengembangkan sejumlah fitur baru, seperti Hyperlapse dan software penstabil gambar yang direspons positif penggemar mereka. Menariknya, sekarang giliran DJI yang sudah menguasai pasar drone berupaya masuk ke industri GoPro. Mereka dikabarkan segera merilis action camera terbaru pada 15 Mei besok. Namanya DJI Osmo Action. Sejumlah foto bocoran gambar DJI Osmo Action beredar luas di internet.

Bentuknya mungil seperti GoPro, dengan ukuran lensa cukup lebar. Spesifikasi yang didapat dari bocoran gambar itu antara lain sensor 1/2.3 3 12 MP Sony CMOS (Sony IMX377), prosesor Ambarella H2, field of view view 145° f/2.8, shutter speed: 1/8000-120s, Video4K 60p dengan slow motion 8x, HDR, fitur timelapse otomatis, dan moda pengambilan gambar Single, AEB continuous shooting, countdown shooting, multiple continuous shooting , dan interval shooting . Dari fitur tersebut, sebenarnya tidak ada yang terlalu baru, juga tidak ada yang istimewa. Bahkan, sensor Sony IMX377 dan Ambarella H2 juga digunakan kamera aksi YI 4K yang sudah diluncurkan dua tahun silam. Kamera itu hanya mampu menghasilkan 240 fps di 720 dan 1080p di 120 fps.

Memang menarik melihat langkah DJI lewat DJI Osmo Action. Bisakah nanti akan mengalahkan GoPro?

Danang arradian