Edisi 15-05-2019
Pemkot Tangsel Permudah Izin Bangunan Rumah Ibadah


TANGERANG – Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, menggratiskan biaya pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) rumah ibadah.

Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangsel, ra tus - an rumah ibadah di Tangsel belum pu - nya IMB. Hanya sekitar 100 rumah iba - dah yang berizin. Kepala DPMPTSP Kota Tangsel Bambang Nurtjahjo mengatakan, ru - mah ibadah juga wajib memiliki IMB. Hal ini penting agar tidak ada gugatan terhadap rumah ibadah. “Masjid, mi sal - nya. Itu kan tanahnya enggak ada su rat - nya. Itu kita enggak bisa keluarkan su - rat nya. Itu kendala sendiri bagi pe ng - urus masjid,” kata Bambang. Namun, jika status tanah dan gam - bar teknisnya jelas, proses izinnya akan mu dah. Semua biaya pengurusan pe r izinan itu tidak akan dipungut biaya. “Jadi, proses yang harus dilalui. Per - ta ma, mereka harus bisa menjelaskan bukti penguasaan tanahnya. Kan , tanah bangunan masjid banyak yang tidak diurus, karena tanah wakaf dan lainlainnya,” ungkapnya.

Bambang menyebut IMB sangat penting dan wajib. Tidak hanya bagi tem pat usaha, tetapi juga tempat hu - nian dan rumah ibadah. “Seharusnya itu segera diaktifkan. Karena, itu bisa menjadi masalah jika ahli warisnya me - nu ntut. Ini imbauan supaya pengurus masjid mengecek administrasi pe ngua - sa an tanah dan izin bangunannya,” pa - parnya. Hingga saat ini sudah banyak pe ng - urus rumah ibadah yang mengajukan IMB. Namun, belum semuanya dibe ri - kan izin karena status tanahnya masih harus dicek lagi. “Sudah banyak rumah ibadah me ng - ajukan izin di Tangsel. Me mang, belum semuanya. Hingga 2019 ini sudah 100 rumah ibadah yang ber izin. Masjid, gereja, dan tempat ibadah pemeluk agama Hindu dan Budha,” sebutnya.

Pentingnya IMB karena semakin lama nilai tanah semakin mahal bukan tidak mungkin akan menjadi rebutan. Dia mengakui banyak rumah ibadah yang tanahnya berasal dari wakaf, di mana ahli warisnya kerap bermasalah. “Jadi, belum tentu semua ahli waris juga menerima dan jika terjadi hal itu, misalnya ahli waris menuntut. Masjid akhirnya diakuisisi oleh ahli waris tanahnya,” ucapnya. Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangsel Abdul Rojak menyebut rumah ibadah umat Islam, yakni masjid jumlahnya 667 bangunan, sedangkan gereja totalnya ada 56 bangunan.

“Masjid yang sudah berizin IMB ada 79 dan gereja ada 10. Sisanya masih be - lum berizin. Faktornya karena mereka belum pada ngurus IMB karena ke si - bukan pengurus masjid atau gereja,” ung kap Rojak. Dia memastikan rumah ibadah tidak ber-IMB tetap aman digunakan untuk beribadah karena tidak akan dibongkar oleh pemerintah selain ada faktor lain - nya. Untuk mendorong minat pengurus tempat ibadah mengurus IMB maka sosialisasi IMB bagi rumah ibadah ha - rus digencarkan. Apalagi, angka ru mah ibadah yang tidak punya IMB di Tangsel jumlahnya masih ratusan.

“IMB sangat penting bagi rumah ibadah. Dengan memiliki IMB, berarti rumah ibadah itu sudah memiliki kekuatan hukum tetap dan ke ber ada annya terlindungi hukum serta ti dak bisa menggugat lagi,” tandasnya.

Hasan kurniawan


Berita Lainnya...