Edisi 15-05-2019
Duel Rasa Final


ROMA – Serena Williams harus menghadapi kakak kandungnya, Venus Williams, pada babak kedua Italia Terbuka di Foto Italico, malam ini. Ini menjadi pertemuan pertama keduanya dalam 17 tahun terakhir di lapangan tanah liat.

Serena, unggulan ke-10, bermain sangat baik pada laga pertamanya di Roma. Petenis berusia 37 tahun itu tampil sangat agresif saat mengalah - kan petenis asal Swedia Rebecca Peterson 6-4, 6-2. Kemenangan ini membuat Serena senang bukan kepalang. Ini merupakan pertandingan pertamanya sejak kemenangan tiga set atas Peterson di babak kedua pada Miami Terbuka, Maret lalu. Setelah itu, dia memutuskan mundur dari turnamen karena cedera lutut. Kini, petenis veteran Amerika Serikat ini sudah berada dalam keadaan lebih baik dan berharap tidak mendapatkan masalah serius dengan kebugarannya di sepanjang turnamen.

“Saya belum memainkan banyak pertandingan tahun ini. Ini bukan pilihan jika dengan terpaksa. Saya benar-benar ingin berada di tur dan bermain. Senang akhirnya bisa kembali. Mudah-mudahan saya bisa meneruskannya,” kata Serena, dilansir usatoday. Serena mengaku memang tidak memiliki waktu latihan yang cukup. Terlepas kurangnya sesi latihan yang dilakoni, petenis berperingkat 11 dunia itu tetap bermain sangat baik. Bahkan, Serena tampak tidak terancam oleh perlawanan Peterson walaupun dirinya melakukan 22 kesalahan sendiri (unforced error) di set pertama.

“Saya belum banyak berlatih. Saya berada di luar lapangan lebih lama daripada yang saya perkirakan. Saya melakukan semuanya agar tetap prima dan sehat. Saya sangat menyukai musim lapangan tanah liat (clay-court)dan ingin melakukan semuanya untuk menjadi bagian dari hal itu dan saya pun di sini,” ucap Serena.?? Setelah itu, Serena akan bertemu Venus di Foro Italico. Terakhir kali dua bersaudara tersebut bertemu di Roma pada 1998. Ketika itu, Venus berhasil merebut kemenangan dua set langsung 6-4, 6-2. Meski begitu, Serena mengaku tidak menyangka pertemuan terakhirnya itu sudah berlalu cukup lama. Namun, dia tetap akan mencoba melakukan yang terbaik pada pertandingan nanti.

“Itu gila. Maksud saya, ini akan seperti semifinal atau final. Tidak, mungkin perempat final? Kami bertanding satu sama lain. Tampaknya saat ini di setiap turnamen, kami bertemu lebih awal. Kita lihat saja,” ungkap Serena. Sementara itu, Venus yang memenangkan gelar di Roma pada musim 1999 membutuhkan waktu lebih dari 3 jam untuk menumbangkan Elise Mertens (Belgia) demi kemenangan 7-5, 3-6, 7-6. Petenis berusia 38 tahun ini harus memperbaiki permainannya lebih baik di laga berikutnya. Meski begitu, Venus mengaku sudah hampir lupa dengan kemenangan terakhir dari Serena di Roma.

Karena, dia tak terlalu memikirkan pertemuan sebelumnya itu dan fokus menjalani pertandingan berikutnya. Apalagi, dia sangat yakin bahwa adik kandungnya ini pasti bermain sangat baik pada laga nanti. “Saya tahu dia akan bermain dengan baik dan bersaing, itu pasti dia lakukan,” ucap Venus, yang mengoleksi tujuh gelar grand slam.

Raikhul amar



Berita Lainnya...