Edisi 16-05-2019
Main di John Wick 3, Yayan-Cecep Angkat Silat Mendunia


JAKARTA - Dua aktor laga top Indonesia, Yayan Ruhiyan, 50, dan Cecep Arif Rahman, 46, kembali tampil dalam film produksi Hollywood.

Kali ini mereka menunjukkan keahlian bela dirinya dalam film John Wick 3: Parabellum, yang telah diputar di bioskop di Indonesia mulai Selasa (14/5). John Wick 3: Parabellum me - ru pa kan lanjutan dari John Wick 2 dengan bintang utama Keanu Reeves.

Yayan dan Cecep diplot sebagai pembunuh bayaran yang ingin menghabisi nyawa John Wick demi hadiah USD14 juta. Yayan mengaku bangga diri - nya kembali dilibatkan dalam proyek film laga Hollywood.

Ter lebih, pemain utamanya ada lah aktor senior yang sangat diperhitungkan. “Pastinya sangat senang dan bangga. Mudah-mudahan menjadi ke banggaan masyarakat silat khususnya, dan masyarakat Indonesia umumnya,” tutur Yayan kepada KORAN SINDO di sela press screening John Wick 3: Para bellum di Plaza Indonesia, Jakarta, Selasa (14/5) malam.

Aktor kelahiran Tasik ma la - ya ini mengatakan tampilnya dia dan Cecep dalam film-film Hollywood merupakan kesem - pat an yang sangat bagus untuk mengangkat kekayaan seni-bu - daya Indonesia, terutama seni bela diri pencak silat.

“Suatu kemajuan yang mem banggakan mendapat kesempatan berkolaborasi dalam film-film besar Hollywood dan menunjukkan kekhasan seni bela diri silat yang sarat nilai,” ungkap Yayan.

Pemeran Mad Dog dalam film The Raid ini menyebut pencak silat sangat unik karena merupakan gabungan dari empat elemen, yakni bela diri, olahraga, seni, dan spiritual. “Kalau salah satu dari empat unsur ini tidak ada, itu bukan pencak silat.

Setiap daerah pu - nya aliran sendiri, dan para pen - cinta silat dapat dengan mudah mengenali dari daerah mana silat yang dilihatnya berasal,” terang Yayan. Dalam film John Wick 3: Parabellum, John Wick ber ha - dapan “dua lawan satu” melawan Cecep dan Yayan yang meng gunakan berbagai jurus silat.

Dua bintang silat Indonesia ini menggunakan senjata tra - disional kerambit, tak seperti lawan lainnya yang lebih banyak menggunakan senjata api. Cecep Arif Rahman meng - aku banyak menggali unsur dae rah dalam koreografi silat film ini.

“Saya menggali kebelakang, mengembangkan ke de - pan. Sampai sekarang, belajar bertemu dengan tokoh-tokoh silat untuk mempelajari yang belum kita kembangkan dan ke - nalkan ke luar.

Dengan begitu, khazanah silat semakin kaya, ada dari Sumatera, Bugis, Sunda, Betawi, dan lain-lain,” jelas aktor kelahiran Garut ini. Dia mengungkapkan, dalam proses pembuatan film John Wick 3: Parabellum , sutradara Chad Stahelski ingin menunjuk kan bela diri khas Indonesia dan membebaskannya berkreasi mengembangkan aneka gerakan sesuai jurus-jurus silat.

Sementara Keanu Reeves, kata Yayan, menyatakan bahwa silat memiliki keunikan tersendiri. Dalam film ini, Keanu mem peragakan beberapa jurus silat meski teknik bela diri John Wick tetap sesuai dengan karak ternya.

Keanu bahkan memuji kemampuan koreografi silat kedua nya serta menyebut Yayan dan Cecep sebagai pesilat luar biasa. Keanu mengaku mengetahui profil Yayan dan Cecep dari film seri The Raid .

Sebelumnya, Yayan dan Cecep tampil di Star Wars: The Force Awakens; sementara pesilat lain, Joe Taslim, tampil dalam Fast & Furious 6 dan Iko Iwais bermain di Mile 22 . Yayan berharap penampilan mereka dalam beberapa film layar lebar Hollywood akan memacu produser untuk menggarap film khusus pencak silat Indonesia.

Iko Uwais, Yayan, Ce cep, dan aktor-aktor laga lain nanti tak hanya menjadi figuran. “Dan, silat untuk film perlu diramu dengan special effect agar production value- nya me - me nuhi standar internasional,” imbuh Yayan.

Caterine Keng, corporate com munication Cinema 21, me - nuturkan bahwa kehadiran Ya - yan dan Cecep sedikit banyak mem bantu mendongkrak jum - lah penonton lokal. Tak hanya dengan gerakan atau jurus, dialog dalam film ini juga ada yang berbahasa Indonesia.

“Saya sebagai orang Indo ne - sia bangga melihat respons satu studio penonton tepuk tangan saat penayangan perdana,“ tu - tur nya. Semoga bisa membawa dam pak positif pada industri ke depan,” ungkap Caterine.

Pemerhati film Yan Widjaja mengatakan, film-film yang mengangkat pencak silat perlu selalu masuk ke bioskop luar negeri. Tak hanya berjaya di fes - tival, apalagi kental unsur pen - cak silatnya.

“Sesudah karate, judo dari Jepang. Kungfu dari Tiongkok, dan kini Yayan, Iko, Cecep serta lainnya memperkenalkan pencak silat Indonesia ke Hollywood. Kita patut berbangga,” kata Yan.

John Wick 3: Parabellum di - tayangkan p erdana di Indo ne - sia satu hari lebih cepat di ban - dingkan di Amerika Serikat (AS). Film itu diproyeksikan da - pat meraup pendapatan USD40 juta (Rp578,5 miliar) di 3.700 bioskop di Amerika Utara pada pekan awal pembukaan.

Lions Gate Entertainment Corp menghabiskan dana USD5,12 juta (Rp74 miliar) dalam sepekan (6-12 Mei) untuk memasarkan John Wick 3 di 31 jaringan televisi AS, dengan jumlah penayangan 878 kali.

Iklan John Wick 3 terbilang mahal karena dita yangkan di ESPN, Adult Swin, dan Fox selama program unggulan. John Wick 3 menjadi film dengan pemasaran tertinggi Mei tahun ini.

Di belakang John Wick terdapat A Dog’s Journey dengan nilai pemasaran mencapai USD5,03 juta di 41 jaringan nasional dan 1.112 kali iklan, Aladdin (USD4,7 juta), Rocketman (USD4,26 juta), dan Pokemon Detective Pikachu (USD3,85 juta).

Mayoritas kritikus memberikan nilai positif terhadap John Wick 3. Situs agregator Rotten Tomatoes memberikan nilai 95% dari 100% dengan jumlah penilai mencapai 57 orang, nilai rata-rata sekitar 8.03.

John Wick 3 tidak hanya menyuguhkan laga yang menegangkan, tapi juga koreografi yang amat menarik dan rumit. Metacritic juga memberikan nilai 75 dari 100. “Saya memberikan nilai empat dari empat bintang.

Ini merupakan sebuah karya sinema populer yang sangat hebat, brutal, dan menghibur yang membuat saya kesal ke napa studio yang lain tidak mam pu menciptakan film sebagus ini,” ujar Peter Sobczynski dari rogertebert.com.

John Wick 3 bercerita tentang pemburuan mantan hitman seharga USD14 juta. Bintang lainnya meliputi Halle Berry, Laurence Fishburne, Mark Dacascos, Asia Kate Dillon, Lance Reddick, Angelica Huston, dan Ian McShane.

Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman berperan sebagai ninja dalam film ini. Syuting pembuatan John Wick 3 dilakukan di New York, Montreal, dan Maroko tahun lalu.

thomasmanggalla/ muh shamil

Berita Lainnya...