Edisi 16-05-2019
Poros Mahasiswa-Ibu Kota Baru Harus Jamin Kesejahteraan Rakyat


JAKARTA sebagai ibu kota negara Indonesia adalah kawasan tempat berlangsungnya kegiatan politik dan administratif negara.

Sebagai ibu kota negara, Jakarta juga menjadi pusat struktur ruang kota dan bisa juga di pahami sebagai pusat kegiatan dari suatu negara. Se bagai pusat administrasi pe me rin tahan, Jakarta dipengaruhi perkembangan bentuk fisik. Beberapa bentuk tata ruang yang monumental dan meng gam barkan simbol kepentingan pemerintahan.

Keberadaannya sebagai pusat pemerintahan juga diiringi dengan perkembangan Jakarta se bagai pusat perdagangan atau bisa disebut sebagai pusat eko nomi/ bisnis dan jasa. Pergerakan ekonomi nasional berpusat di Jakarta.

Mulai dari perusahaan nasional, perusahaan asing, penggerak sek tor jasa, perdagangan, dan pu sat perbankan. Tak hanya perusahaan-perusahaan besar, penggiat-penggiat usaha kecil dan menengah pun ikut meramaikan kepadatan kota Jakarta.

Sebagai pusat perdagangan dan eko nomi/bisnis, tak heran banyak pengusaha memilih Ja karta sebagai kantor pusatnya. Jakarta memiliki kontribusi besar terhadap roda perekonomian Indonesia. Selain sebagai pusat administratif pemerintahan dan pusat ekonomi bisnis, Jakarta juga merupakan pusat hiburan dan gaya hidup.

Berbagai macam per usahaan media elektronik mau pun cetak juga turut me ra - maikan hiruk-pikuk ibu kota. Jakarta menawarkan gaya hidup mewah nan glamor, hal ini didukung oleh pusat-pusat perbelanjaan yang berdiri me gah.

Segala macam hal berpusat di Jakarta, membuat beban Ja - kar ta sebagai ibu kota semakin berat. Berbagai macam pers oal - an mun cul, salah satunya ke pa - dat an penduduk. Tercatat 10,2 juta jiwa penduduk hidup di Jakarta.

Kepadatan penduduk ini juga me nimbulkan masalahmasalah yang tidak kecil. Akibat kepa dat an penduduk ini, ke ma - cetan men jadi persoalan tak ada habis-ha bisnya. Kesulitan air bersih, po lu si udara, kawasan ku muh, banjir, dan tingginya tingkat krimina li tas di Jakarta, juga dampak dari kepadatan ibu kota Jakarta.

Dengan berbagai macam per soalan yang membelenggu kota Jakarta, Presiden Joko Widodo kembali mewacanakan pemin dah an ibu kota. Namun, seper ti nya isu pemindahan ibu kota ini tidak hanya sekadar wacana saja.

Sebab Presiden telah menu gas kan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bap penas) un tuk mengkaji lebih dalam me ngenai pemindah an ibu kota ini. Berbagai macam daerah luar Jawa muncul sebagai kandidat ca lon ibu kota negara Republik Indonesia.

Salah satunya Kalimantan Tengah sebagai kan di dat terkuat saat ini. Perencanaan pemindahan ibu kota ini diharapkan bisa membantu mengurangi per soal anpersoalan di Jakarta, baik persoalan ekonomi mau pun persoal an mental masyarakatnya.

Diharapkan dengan pemisahan pusat administrasi pemerintahan dengan pusat ekonomi/bisnis bisa mem ban tu mengatasi persoalan negara mengenai pemerataan pem ba ngunan kota dan kepadatan penduduk.

Dengan be gitu, pem bangunan dan perkembangan pemerintahan, ekonomi/bisnis tidak hanya menumpuk di satu kota saja. Jika rencana pemindahan ibu kota terimplementasikan, In do ne sia diharapkan bisa mem be ri kan teladan kepada du nia.

Pemindahan ibu kota ini dapat memberi dampak positif kepada masyarakat nanti. Apapun keputusannya dan di manapun ibu kota negara Indonesia, terpen ting adalah kesejahteraan rakyat dan tidak menimbulkan konflik baru.

AISYA RIZANO PUTRI

Mahasiswi Sastra Indonesia

Universitas Andalas

Berita Lainnya...