Edisi 16-05-2019
PLN Disjaya Dorong Layanan Premium


JAKARTA - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) terus mendorong layanan Premium dan Premium Ultra.

Manajer Komunikasi PLN Disjaya Dita Artsana mengatakan, inovasi tersebut mempunyai keunggulan lebih dari layanan premium yang sudah ada. Pelanggan PLN yang mendapatkan layanan premium akan mempunyai pasokan listrik ganda dan dilengkapi Automatic Change Over (ACO), berfungsi untuk mengalihkan pasokan utama ke pasokan cadangan, hanya dalam waktu kurang dari satu detik apabila terjadi gangguan. Dia menambahkan, dengan la yanan premium ini, pelanggan mempunyai jaminan kepastian keandalan pasokan listrik. Layanan premium menggunakan ekstra uninterruptible power supply (UPS) sehingga selain mendapatkan pasokan listrik ganda, pelanggan mempunyai pasokan listrik cadangan yang disimpan dalam UPS.

”Kami ingin memberikan yang terbaik kepada pelanggan dengan keandalan pasokan listrik dan cadangan UPS melalui layanan Premium Ultra. Kami ingin pelanggan tidak merasakan kedip listrik sekalipun, terutama bagi pelanggan yang ingin keandalan tinggi, seperti rumah sakit, stasiun televisi, data center, industri, dan perumahan,” kata dia saat berkunjung ke KORAN SINDO/Sindonews. com di Jakarta kemarin. Menurut dia, layanan Premium Ultra telah diluncurkan tahun lalu. Hingga saat ini, PLN Disjaya telah mempunyai pelanggan premium dari pelanggan rumah tangga, sosial, pemerintahan, bisnis, sampai industri. ”Untuk saat ini PLN Disjaya te lah memiliki sekitar 300 pelanggan. Bagi pelanggan yang ingin mendapatkan layanan Premium ataupun Premium Ultra bisa langsung mendatangi kantor PLN terdekat,” tandas dia.

Tak hanya itu, PLN Disjaya juga menyediakan layanan Power Bank Express Power Service. Layanan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pasokan daya listrik yang andal dan berkapasitas besar, untuk mendukung sebuah kegiatan outdoor atau luar ruang belakangan semakin meningkat. Sejauh ini sebagian besar kegiatan outdoor masih mengandalkan generator set (genset) berbahan bakar solar atau bensin yang biasa disewa. Namun, biaya yang dikeluarkan tidaklah murah. Untuk layanan tersebut, PLN hanya mengenakan biaya Rp1.600 per kwh, bandingkan dengan genset yang berbiaya bahan bakar Rp3.000 per kwh. Sebagai daya dukung layanan tersebut, PLN pun menyediakan perangkat uninterruptible power supply alias UPS sepaket dengan biaya Power Bank Express Service.

Kegunaan UPS adalah sebagai penyedia daya listrik cadangan, seandainya perangkat power bank mengalami kendala saat kegiatan dilangsungkan. PLN juga menyiapkan tim khusus yang siap untuk dilibatkan dalam perencanaan pelaksanaan kegiatan. Semisal dalam sebuah kegiatan konser musik, tim layanan PLN bisa dilibatkan untuk perencanaan dengan tim tata suara, tim tata cahaya, demi mengamankan pasokan listrik saat konser berlangsung. Adapun dayanya mulai 33 kVa-1MVA sesuai kebutuhan pelanggan. ”Layanan power bank ini khususnya memang banyak digunakan di luar ruangan seperti konser musik. Sebelumnya juga untuk mencukupi pasokan Asian Games,” kata dia.

Nanang wijayanto