Edisi 16-05-2019
SUPR Perkuat Jaringan 4G


JAKARTA - Emiten penyedia menara telekomunikasi, PT So lusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) pada tahun ini akan menggenjot pembangunan infrastruktur pada jaringan 4G LTE, seiring dengan permintaan beberapa operator tele komunikasi di Indonesia.

Presiden Direktur Solusi Tu - nas Pratama Nobel Ta ni ha ha mengatakan, perseroan te rus membuktikan ke tang gu han - nya dalam menghadapi per - sainga n dan tan tang an di te - ngah sektor me nara te leko mu - nikasi. “Mes ki de ngan per tum - buhan negatif, ka mi per caya bahwa masih ada ruang ba gi industri ini untuk te rus tum buh dikarenakan peng adop sian ja - ringan 4G LTE di In do nesia yang masih dalam ta hap awal,” katanya di Jakarta kemarin. Sepanjang 2018 perseroan mencatat pendapatan (audit) sebesar Rp1,808 triliun atau turun tipis 1% dibandingkan pendapatan tahun sebe lum - nya sebesar Rp1,908 triliun.

Dengan EBITDA 2018 sebesar Rp1,637,7 triliun di mana mar - gin EBITDA stabil sebesar 86,2%. Sepanjang 2018, per se - roan memiliki aset portofolio yang terdiri dari 5.979 menara makro, 433 microcell poles, 37 lo kasi Indoor DAS dan jaring - an serat optik sepanjang 3.260 kilometer (km). “Penyewaan kami tercatat sebanyak 10,492 sehingga rasio penyewaan me - na ra tercatat sebesar 1,64x per De sember 2018,” kata Nobel. Dia mengatakan, pelang - gan utama Solusi Tunas Pra ta - ma terdiri atas empat operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, yaitu PT XL Axiata Tbk, Telkom Grup, PT Indosat Tbk, dan PT Hutchison 3 Indonesia. “Keempat operator ini mengontribusi sebanyak 92% dari pendapatan kami pada 2018,” jelasnya.

Adapun pada 2018, jumlah pendapatan kontraktual de - ngan pelanggan perseroan se - besar Rp8,5 triliun. Menurut Asosiasi Penyelenggara Tele - ko mu nikasi Seluruh Indo ne sia (ATSI), industri tele ko mu ni - kasi di Indonesia berkon traksi sebesar 6,4% pada 2018 untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Heru febrianto