Edisi 16-05-2019
Target Penjualan Emas Antam Naik 14%


JAKARTA - PT Aneka Tambang (Antam) menargetkan penjualan emas sepanjang 2019 bisa mencapai 32.036 kilo gram (kg). Target ini me ning - kat 14% dibandingkan rea li sasi penjualan 2018 sebesar 27.891 kg.

“Target tersebut didukung dari kinerja tambang emas Pongkor dan Cibaliung di Jawa Barat yang tahun ini ditar getkan bisa mencapai produksi sebesar 2.036 kg atau 2 ton,” kata Direktur Keuangan Antam Dimas Wikan Pramudhito di Ja karta kemarin. Menurut dia, volume pen - jualan emas Antam untuk tiga bulan pertama tahun ini sudah mencapai 6.517 kilogram. Se - mentara produksi emas dari tambang Pongkor dan Cibaliung mencapai 470 kg pada kuartal I/2019. Dia mengatakan, per sero an t erus berupaya mening kat kan penjualan untuk me me nuhi target tahun ini. Untuk itu, sejumlah kebijakan dibuat manajemen antara lain mela lui inovasi pada berbagai pro duk emas Logam Mulia serta memperluas jaringan pema - sar an produk Logam Mulia.

“Sampai sekarang, Antam merupakan satu-satunya pa - brik pemurnian emas di Indonesia yang memiliki akreditasi Good Delivery List Refiner dari London Bullion Market Associa tion (LBMA),” ujarnya. Dimas mengatakan, An tam selama kuartal I/2019 juga berhasil mencatatkan nilai pen jualan sebesar Rp6,22 triliun atau naik 9% jika diban - ding kan dengan periode yang sa ma tahun 2018 sebesar Rp5,73 triliun. “Komoditas emas menjadi kontributor penjualan ter be - sar pada periode tersebut yak ni mencapai Rp3,94 triliun atau 63% dari total penjualan bersih kuartal I/2019,” tutur Dimas. Sementara laba kotor perusahaan p ada kuartal I/2018 tumbuh sebesar 2% menjadi Rp1,03 triliun dibandingkan capaian periode yang sama pada 2018 sebesar Rp1,02 triliun.

Pada periode tersebut Antam juga membukukan laba usaha sebesar Rp304,73 miliar dan mencatatkan laba tahun berjalan yang positif sebesar Rp171,67 miliar. Selain itu, Antam juga menargetkan pro - duk si dan penjualan komo di tas utama meningkat tahun ini. Direktur Operasi dan Produksi Antam Hartono me - nga takan, peningkatan pro - duksi dan penjualan komo di - tas utama itu antara lain dari feronikel, emas, bijih nikel dan bijih bauksit.

Untuk feronikel Antam menargetkan volume produksi pada 2019 sebesar 30.280 ton nikel dalam feronikel (TNi). Jumlah itu meningkat 21% dibandingkan realisasi produk tahun lalu sebesar 24.868 TNi. “Kami juga menargetkan penjualan feronikel sebesar 30.280 TNi atau meningkat 25% dibandingkan realisasi penjualan tahun lalu sebesar 24.135 TNi,” kata dia.

Nanang wijayanto