Edisi 16-05-2019
Bank Artos Bakal Rights Issue Rp77,5 Miliar


JAKARTA – PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) bakal melakukan penerbitan saham baru atau rights issue senilai Rp77,5 miliar. Rencananya rights issue akan diimplementasi kan pada September 2019.

“Dana hasil rights issue akan digunakan untuk bisnis per - bankan, yakni untuk memper - kuat penyaluran kredit,” ujar Deddy Triyana yang baru di - ang kat menjadi Direktur Uta - ma Bank Artos dalam Rapat Umum Pemegang Saham Ta - hunan (RUPST) diselenggara - kan di Jakarta, kemarin. Deddy menggantikan Rei - nantha Yaputra. Selain Deddy, RUPST juga mengangkat Yovi - ta Fifiningsih Ario sebagai Di - rektur SDM, Umum, & SKMR yang sebelumnya dijabat Lina Arto Hardy. Sedangkan posisi Direktur Kepatuhan tetap di - tempati Bambang Setiawan. Deddy mengatakan, tam - bah an modal melalui rights issue menjadi salah satu pen do - rong target perolehan laba ber - sih pada 2019.

Keuntungan ber sih perseroan diharapkan mencapai Rp1 miliar tahun ini dibandingkan rugi bersih Rp23 miliar pada 2018. Selanjutnya Bank Artos menargetkan laba bersih melesat lagi 300% men - jadi Rp4 miliar pada 2020 dan me lesat 125% menjadi Rp9 mi - liar pada 2021. “Untuk jangka waktu tiga ta hun ke depan, kami men ca - nang kan pertumbuhan usaha yang agresif. Kami menca - nang kan rata-rata per tum buh - an kredit sebesar 19,71%, per - tum buhan dana sebesar 8,85%, dan total aset sebesar 15,09,” kata Deddy. Sementara, kata dia, aset per seroan ditargetkan men ca - pai Rp1,01 triliun pada 2021. Da na pihak ketiga (DPK) se be - sar Rp689 miliar dan pe nya lur an kredit sebesar Rp671 miliar.

Menurut Deddy, permintaan kre d it memang masih me lam - bat dan kondisi perusahaan ba - nyak yang belum pulih. Meski be gitu, peluang untuk tumbuh te tap terbuka. Berdasarkan ha - sil kajian internal, perseroan me mutuskan untuk tetap men - ja lankan strategi kemitra an se - per ti sebelumnya. “Kemi tra an ini tetap relevan tapi me mang harus lebih selektif,” ka ta nya. Konsep kemitraan, menu - rut nya masih tepat dan relevan un tuk saat ini asalkan didasari de ngan pemilihan kriteria mi - tra usaha dan bisnis model yang tepat. Selain itu, untuk me nye - hatkan keuangan, Bank Artos juga melakukan hapus bu ku atas kredit bermasalah. Target - nya sebesar Rp17 miliar dari CKPN dan sudah tereali sa si Rp3 miliar sampai Maret 2019.

“Kami juga akan memulai terobosan baru. Akan masuk ke ekosistem supply chain fi - nanc ing. Melalui pembiayaan yang akan kami lakukan. Sebab kami sudah mengetahui ja - ring an mitra kami,” tuturnya.

Rakhmat baihaqi