Edisi 16-05-2019
Sanksi Pulev Si Pencium Diperpanjang


LOS AnGELES– Komisi Atletik Negara Bagian California (CSAC) memperpanjang suspensi atau sanksi terhadap petinju kelas berat asal Bulgaria, Kubrat Pulev.

Anggota komisi CSAC memilih dengan suara bulat untuk memperpanjang sanksi terhadap Pulev. Sanksi Pulev akan diperpanjang enam bulan dan akan ditinjau ulang lebih lanjut selama sidang komisi berikutnya yang saat ini dijadwalkan pada 22 Juli. CSAC berada dalam ranah Asosiasi Komisi Tinju (ABC) sehingga sanksi yang berlaku saat ini adalah mencegah Pulev naik ring hingga diberlakukannya kembali lisensi tinju. Pulev menjadi berita utama pada 23 Maret saat diwawancarai reporter Vegas Sport Daily, Jennifer Ravalo alias Jenny Ravalo, sesuai menang KO atas Bogdan Dinu pada ronde ke-7.

Seusai wawancara, Pulev langsung mencium Jenny tanpa persetujuan si reporter cantik dan seksi tersebut. Jenny tidak terima atas perlakuan Pulev itu, beberapa hari berikutnya melaporkan tindakannya ke CSAC. “Perbuatan saya salah,” ujar Pulev (27-1, 14KOs) dalam dengar pendapat di CSAC kemarin dilansir Boxing Scane. “Saya menyadari bahwa saya melakukan kesalahan. Bukan hanya karena melakukan hal ini buruk di depan kamera, tetapi itu memberi contoh buruk ten - tang bagaimana seorang atlet harus tampil di depan umum,” kata Pulev meminta maaf. Manajemen Pulev sempat mempertanyakan sikap Jenny Ravalo yang melaporkan sang petinju. Pasalnya, pada 24 Maret lalu, Jenny Ravalo ikut berpesta bersama tim Pulev.

Tim Pulev mempertanyakan profesionalisme dan niat sebenarnya Jenny di balik pengajuan gugatan terhadap petinju selain mencari pencabutan lisensi tinju. Namun, Jenny Ravalo tidak mau menanggapi masalah itu. “Semua yang dia lakukan sejak saat itu adalah tindakan asusila, memalukan saya,” kata Jenny.

Sazili mustofa





Berita Lainnya...