Edisi 16-05-2019
Tantangan Debutan


JAKARTA– Kalteng Putra tak ingin stigma pendatang baru diidentikkan dengan inferioritas. Tekad unjuk kekuatan sebagai raksasa baru sepak bola Indonesia diusung tim berjuluk LaskarIsenMulang tersebut kala bersua PSIS Semarang di Stadion Madya Magelang, malam ini.

Nama Kalteng Putra masih asing di telinga pencinta sepak bola Indonesia sebelum tim tersebut muncul sebagai salah satu dari tiga klub promosi Liga 1. Musim 2019 akan menjadi penampilan perdana tim asal Palangkaraya itu di kasta kompetisi tertinggi Tanah Air. Status anak baru boleh saja disematkan kepada I Gede Sukadana dkk. Namun, Kalteng Putra sudah mengirim sinyal kepada tim-tim mapan Indonesia pada turnamen pramusim. Setidaknya hal itu ditunjukkan skuad besutan Gomes de Oliviera ini pada turnamen pramusim Piala Presiden 2019.

Tim-tim dengan tradisi juara seperti PSM Makassar, Persipura Jayapura, hingga juara bertahan Persija Jakarta dipaksa takluk. Klub yang bermarkas di Stadion Tuah Pahoe itu bahkan menembus babak semifinal sebelum dihentikan Arema FC yang akhirnya keluar sebagai juara. Kiprah serupa bisa saja diulangi Kalteng Putra di Liga 1. Bermaterikan pemain seperti OK John, Bobby Satria, I Gede Sukadana, Patrich Wanggai, dan Maldini Pali, memungkinkan LaskarIsen Mulangkembali menjelma menjadi tim kuda hitam. Belum lagi barisan pemain asing seperti Diogo Compos dan Yu Hyun-koo. Tidak salah kiranya jika I Gede Sukadana dkk membidik hasil manis pada laga pembuka kontra PSIS.

Meraih poin penuh di kandang lawan akan menjadi sinyal bagi 17 kontes - tan lainnya untuk tidak me re - mehkan kekuatan Kalteng Putra. Pelatih Gomes de Oliviera menyatakan, seluruh pemainnya sudah siap untuk laga perdana nanti. Menurut dia, seluruh tim sudah satu tekad untuk mengawali Liga 1 dengan kemenangan. “Pemain sudah siap, kami bisa meraih poin pada laga per dana Liga 1. Targetnya menang dan pemain tahu misi kami apa dalam laga nanti,” jelasnya. Dia juga enggan terbebani dengan catatan pertemuan terakhir melawan PSIS. Pelatih asal Brasil itu mengaku sudah mengevaluasi kekalahan tersebut pada Piala Presiden lalu. Dirinya sudah mengetahui kelemahan dan menyiapkan strategi mengha - dapi Laskar Mahesa Jenar.

Meski demikian, bukan hal yang mudah untuk menaklukkan PSIS Semarang. Pada pertemuan sebelumnya, Kalteng Putra memang harus mengakui keunggulan tim asal Semarang tersebut saat kedua tim bentrok pada fase grup Piala Presiden 2019 dengan kekalahan tipis 0-1. Belum lagi materi pemain khususnya di lini serang yang cukup menjanjikan. Keda - tangan Silvio Escobar yang dipinjam dari Persija membuat sektor penye - rangan PSIS kian berba - haya setelah sebelumnya diisi Shohei Matsunaga. Belum lagi sokongan dari lini kedua di mana ada gelan - dang serang timnas Indonesia Septian David Maulana dan kapten PSIS Hari Nur. Selain itu, PSIS diuntungkan dengan status tuan rumah.

Kendati tidak bermain di Stadion Jati - diri Semarang, bisa dipastikan anak asuh Jafri Sastra bakal bermain di bawah dukungan penuh suporter fanatiknya. General Manager PSIS Wahyoe ‘Liluk’ Winarto menyatakan persiapan tim menghadapi laga perdana Liga 1 sudah sesuai jadwal. Masalah di posisi striker juga sudah tertutupi dengan rampungnya peminjaman Escobar. Meski enggan memandang remeh dan menyebut Kalteng Putra sebagai tim bagus, Liluk menyebut timnya membidik kemenangan pada laga per da - na. Poin penuh akan menjadi modal penting untuk menga - rungi ketatnya kompetisi.

“Kami menargetkan poin penuh di laga perdana, apalagi kita main di kandang. Pemain yang perlu diwaspadai tak hanya pemain asing Kalteng di posisi gelandang, tapi tentunya semua pemain patut diwaspadai,” kata Liluk.

Abriandi