Edisi 16-05-2019
Adu Panjang Masa Garansi


MOBIL-MOBILbaru yang dipasar kan di Indonesia mulai menawarkan masa garansi yang sangat panjang. Namun , ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai tawaran menarik ini. Apa saja?

Aktris Yasmine Wildblood punya pengalaman buruk saat servis mobil yang dia miliki. Mobil yang sudah dia kendarai selama lebih dari tiga tahun itu ternyata perlu melakukan pergantian sparepart . Sayangnya karena usia mobil itu sudah lebih dari 3 tahun, pemeran sinetron Putri yang Ditukar ini terpaksa membeli sparepart tersebut. “Setelah tiga tahun bisa nyesek tuh, makanya kalau ada garansi 7 tahun, itu rasanya lebih lega,” ucap aktris kelahiran 11 Maret 1993 itu. Mobil yang menjanjikan garansi 7 tahun itu tidak lain adalah DFSK.

Saat meluncurkan Glory 560 di ajang Telkomsel Indonesia International Motor Show (TIIMS ) 2019, DFSK memang menawarkan program garansi 7 tahun atau 150.000 kilometer bagi siapa saja yang membeli mobil SUV itu. Sebenarnya garansi 7 tahun ini tidak baru-baru amat buat DFKS. Sebelumnya, saat meluncurkan Glory 580, mereka juga memberikan jaminan garansi selama 7 tahun. Franz Wang, Managing Director of Sales Centre of PT Sokonindo Automobile, mengatakan program asuransi 7 tahun Glory 580 mendapatkan sambutan yang baik dari konsumen. Inilah mengapa mereka menawarkan program yang sama di Glory 560.

Menurut Franz Wang, garansi yang mereka tawarkan akan menanggung semua kerusakan komponen mesin, transmisi, kelistrikan, dan bagian bodi yang disebabkan kecacatan komponen dan kesalahan pemasangan dari pabrik. Tak hanya itu, mereka akan mengganti dan memperbaiki kerusakan dengan cara penggantian komponen yang rusak secara cuma-cuma alias gratis. “Program ini hanya ditawarkan oleh DFSK dan dihadirkan karena kami yakin dengan kualitas kendaraan yang kami tawarkan,” sebut Franz Wang. DFSK boleh berbangga saat ini mereka bisa jadi adalah pabrikan automotif yang paling nekat memberikan garansi superlama. Namun, mereka tidak sendirian karena beberapa pabrikan lainnya juga menawarkan durasi garansi yang terbilang panjang.

PT Hyundai Mobil Indo - nesia (HMI) juga menawarkan garansi 5 tahun bagi siapa saja yang membawa pulang mobil baru mereka, Hyundai Kona. “Hyundai ini memberikan garansi selama 5 tahun. Kemudian tidak kami batasi melalui kilometer, sela ma 5 tahun itu kami warranty . Intinya adalah dari tanggal pemakaian sampai tanggal berakhirnya warranty ,” sebut Deputy Marketing Director PT HMI Hendrik Wiradjaja. Selain itu, Hendrik menyebutkan, Hyundai memberikan servis gratis sampai 11 kali. “Kira-kira kalau dianalogikan ke kilometer, 11 kali itu sampai 3 tahun atau 100.000 kilometer,” ujar Hendrik.

Pihaknya juga memberikan jaminan bahwa sparepart yang dipakai bengkel resmi Hyundai juga memiliki garansi. “Misalnya mengganti busi, garansinya itu 20.000 kilometer, sekitar 6 bulan sampai 9 bulan. Apabila busi tersebut rusak, akan digantikan secara gratis,” papar Hendrik. Teknik memberikan garansi yang panjang dan bebas biaya servis bahkan dilakukan mobil premium seperti BMW. BMW Group Indonesia memberikan tawaran gratis servis berkala selama 5 tahun, serta garansi tanpa batas kilometer untuk 5 tahun bagi konsumen yang membeli BMW Seri 3 terbaru. Kombinasi bebas biaya servis dan garansi memang jadi paket yang menarik. Ini juga dilakukan PT Nissan Mobil Indonesia (NMI) di mobil baru mereka, Nissan Livina. Nissan memberikan garansi 3 tahun bagi pemilik Nissan Livina baru sekaligus bebas biaya servis selama 5 tahun atau 50.000 kilometer.

Metode ini sangat mirip dengan garansi dan bebas biaya servis yang dimiliki kakak kandung Nissan Livina, Mitsubishi Xpander. Small MPV andalan Mitsubishi itu juga memberikan garansi selama tiga tahun dan smart package yang membuat konsumen tidak mengeluarkan biaya sepeser pun selama 5 tahun atau 50.000 kilometer. “Program ini membuat harga jual kembali Mitsubishi Xpander sangat kompetitif. Harganya masih sangat tinggi,” ucap Ronald Reagan, Head of After Sales Marketing & Development Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Berbagai penawaran ini, tentu saja sangat menguntungkan konsumen. Setidaknya peace of mind konsumen bisa terjaga. Mereka tidak dikhawatirkan akan biaya penggantian dan ketersediaan sparepart .

Hanya saja konsumen perlu jeli dalam memahami masalah garansi ini. Agar garansi tidak hangus, konsumen tentu saja harus menaati ketentuan yang berlaku. Ambil contoh Nissan tidak menoleransi penggunaan komponen aftermarket di mobil mereka. Bahkan, mengganti kampas rem dengan produk aftermarket saja bisa menghapuskan garansi. Hal ini tentu akan menghanguskan garansi. Mitsubishi pun demikian, mereka tidak menoleransi modifikasi yang memberikan pengaruh yang tidak sesuai bagi mobil mereka.

Head of Techical Service and CS Support Departement PT MMKSI Boediarto mengatakan, pada buku panduan garansi terdapat catatan garansi di mana batal jika terbukti disebabkan oleh modifikasi.”Kami tidak mengharamkan garansi, tapi bisa lihat kembali di buku garansi sebelum memutuskan untuk memodifikasi. Apa-apa saja yang bisa membatalkan garansi,” ujarnya.

Wahyu sibarani