Edisi 16-05-2019
Total Sponsor Utama Kejuaraan Bulu Tangkis


TOTALmengumumkan dukungan mereka sebagai sponsor utama pada turnamen BWF Para-Badminton World Championships dalam rangka selebrasi tahun kelima kemitraan Total dengan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) di Asia.

Kerja sama antara Total dan BWF telah terjalin sejak tahun 2015, momen ini juga memperkuat dukungan yang telah diberikan Total secara terus-menerus pada olahraga bulutangkis dan memperbarui kemitraan jangka panjangnya dengan BWF, sebagai badan pengelola internasional olahraga tersebut. Total akan menjadi sponsor utama atau title sponsor di ajang BWF Para- Badminton World Cham pionships selanjutnya yang akan diselenggarakan di Kota Basel, Swiss pada 21- 25 Agustus 2019. Dukungan ini menambah rangkaian komitmen Total sebagai title sponsor pada turna - men-turnamen utama yang dilaksanakan oleh BWF, di antaranya adalah TOTAL BWF Thomas & Uber Cups, TOTAL BWF Sudirman Cup, dan TOTAL BWF World Championships ; dan juga komitmen Total sebagai mitra energi resmi di semua rangkaian turna - men HSBC BWF World Tours.

“Total merasa sangat bangga dapat mengukuhkan dukungan serta hubungan kerja sama melalui olahraga bulu tangkis yang merupakan salah satu olahraga paling populer di Asia. Kemitraan yang telah kami jalin bersama BWF selama 5 tahun terakhir, telah menciptakan dam pak yang sangat positif untuk brand awareness serta hubungan kami de ngan para pemang - ku ke pen tingan. Sejauh ini, kita telah melewati 38 turna men yang diselenggarakan di 15 negara utama di Asia, dengan lebih dari 600 juta pengunjung setiap tahun nya, dan masih ada 53 tur namen yang menanti hingga tahun 2021,” ucap Christian Cabrol, Presiden dan CEO dari Total Oil Asia Pasific.

Poul-Erik Hoyer, Presiden Badminton World Federation, menyebutkan, “Para badminton adalah olahraga yang paling banyak diminati menjelang penyelenggaraan Paralympic Games Tokyo tahun 2020. Kami berharap da pat merayakan tonggak sejarah dan menciptakan kesa - daran serta inisiatif pe - ngem bangan cabang olahraga ini pada masa mendatang.”

Wahyu sibarani