Edisi 22-05-2019
Meningkatkan Kualitas SDM Lewat Pondok Pesantren


LEBAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak selain meningkatkan kualitas pendidikan umum juga mendorong peningkatan pendidikan agama.

Hal ini terlihat dari Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lebak yang dimiliki yakni Perda Nomor 4 Ta hun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pondok Pesantren. Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menegaskan, komitmen pemerintah daerah terhadap pondok pesantren salah satunya dengan pemberian insentif kepada 1.500 pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Lebak.

”Kita semua telah berhasil memperjuangkan diterbitkannya Perda Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Pondok Pesantren. Banyak hal yang bisa kita lakukan dengan pijakan yuridis perda tersebut. Di antaranya program pemberian insentif yang insya Allah akan diserahkan kepada para pimpinan pondok pesantren,” katanya saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Lebak Masa Khidmat 2019-2024 bertempat di Pendapa Setda Lebak beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan itu, Iti juga menginginkan agar FSPP mampu merumuskan gagasan besar dan visi yang kuat untuk meningkatkan peran pondok pesantren dalam membentuk karakter bangsa serta bersinergi dalam mendukung visi pemerintah kabupaten, yaitu mewujudkan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal. ”Alhamdulillah pelantikan pengurus FSPP Lebak masa khidmat 2019-2024 berjalan dengan lancar. Saya berharap kepengurusan yang baru bisa mempertahankan dan meningkatkan capaian-capaian luar biasa yang telah diraih oleh kepemimpinan sebelumnya, yaitu Bapak KH Pupu Mahpudin,” ungkapnya.

Dia menambahkan, langkah ke depan yang akan dilakukan yaitu mengenalkan nilai-nilai dan proses pembelajaran pondok pesantren kepada anakanak yang ada di sekolah umum. Jadi, Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama bersama FSPP Lebak membuat program agar para peserta didik tingkat SMP/ MTS dan SMA/SMK/MA bisa merasakan bagaimana bermukim dan belajar di pondok pesantren yang terdekat dengan lingkungan sekolahnya.

Sementara itu, Ketua Umum FSPP Periode 2019-2024 Ade Bujhaerimi mengatakan melalui wadah FSPP diharapkan pemba - ngunan pondok pesantren di Kabupaten Lebak ke depan akan tumbuh subur serta mampu membangun kemandirian ekonomi pondok pesantren. Salah satunya dengan pembentukan koperasi di tiap-tiap pesantren di Kabupaten Lebak. ”FSPP Lebak akan membangun 28 pondok pesantren setiap triwulan atau tiga bulan sekali, di mana pembangunan itu rencananya dilaksanakan dengan cara swadaya para kiai dan gerakan infak di internal pengurus FSPP,” kata Ade.

Teguh mahardika

Berita Lainnya...