Edisi 22-05-2019
Pimpinan MPR Akan Digodok Antarparpol


JAKARTA– Perebutan po sisi ketua Majelis Permusyawa ratan Rakyat (MPR) meng hangat setelah pernyataan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskan dar yang menyebut dirinya siap menjadi ketua MPR langsung disambut oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Airlangga mengatakan Partai Golkar yang di per ki rakan bakal menjadi pemenang kedua Pemilihan Umum (Pe - milu) 2019 lebih pantas men - duduki kursi ketua MPR. Partai NasDem bahkan me ng incar posisi serupa. Sekjen Partai Persatuan Pem ba ngun an (PPP) Asrul Sani me nga takan, pe nen - tuan kursi pimpinan MPR di la - kukan ber dasarkan sistem paket yang terdiri atas lima pim - pinan MPR. Terdiri atas satu DPD dan empat dari par pol. “Itu akan bermusyawarah di an - tara partai-partai koalisi ma - sing-masing,” ujar Asrul Sani di Media Center Cemara, Men - teng, Jakarta Pusat, ke marin. Hingga saat ini, kata As rul, belum ada pem bi ca raan di in - ternal parpol koa lisi. Bah kan, menurutnya, bukan tidak mung kin kalau nanti ada par - pol di luar Koalisi In donesia Kerja (KIK).

Sementara itu, Partai Ke - bangkitan Bangsa (PKB) me - nya takan siap bernegosiasi de - ngan partai-partai yang meng - ingin kan kursi pimpinan MPR, ter masuk dengan Partai Go lo - ngan Karya (Golkar). Seperti di ke ta hui beberapa hari ter - akhir ini be berapa partai me ng - ungkapkan keinginannya un - tuk menduduki posisi-posisi pimpinan MPR. Perebutan ini terjadi setelah kursi pimpinan DPR diincar PDI Perjuangan sebagai pe mi - lik sua ra terbanyak di Par le - men. Dalam perebutan kursi pimpinan MPR, selain PKB dan Golkar, NasDem juga meng - ingin kannya. “Ya, kita lagi berembuklah. Jadi nanti Gol kar ngajuin sia - pa, PKB ngajuin siapa, yang lain ngajuin siapa. Nanti kita ten tu pada akhirnya kita bawa da lam rapat koalisi,” kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Istana Merdeka kemarin.

Saat ditanyakan siapa nama yang akan diusulkan sebagai ke tua MPR, dia mengatakan belum dapat memastikan itu. Dia masih menunggu usulan Gol kar. “Be lum, belum. Kita nan ti akan nung guGolkar siap. Cocok-co cok kan,” ucapnya. Muhaimin mengatakan, ke - tua MPR dan DPR akan lebih baik jika perpaduan antara par - tai na sionalis dan religius. Hal ini se-bagaimana yang ter jadi pada pe riode sekarang. Di mana pim pin an DPR dari partai na - sionalis, sementara pim pin an MPR dari partai re ligius. “Ya, tentu kan dulu ketua DPR dari nasionalis No van to, Bambang Soesatyo, Ketua MPR dari aga - mais Zulkifli Ha san. Nah, kom - po sisi nasional-religius jadi per - tim bangan juga,” ungkapnya.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, sebagai pemilik jumlah suara kedua terbanyak, Partai Golkar sudah seharusnya mem per oleh kursi ketua MPR. Se ba gai mana Muhaimin, Airlangga pun siap berkonsultasi dengan partaipartai lain. Me nu rut nya, di in - ternal Golkar ada be be rapa nama yang siap. “Nanti nama kita akan dikon sul ta si kan dengan partaipartai yang lain,” katanya. Airlangga menilai pola pem - bagian kursi ketua MPR dan DPR diserahkan kepada partai pemenang pemilu.

Abdul Rochim/ dita angga




Berita Lainnya...