Edisi 22-05-2019
Putaran di Jalur Mudik Bekasi Ditutup


BEKASI –Kebijakan sistem satu arah (one way) yang akan diberlakukan di Km 29 ruas jalan tol Jakarta-Cikampek (arah Cikampek) pada 30 Mei mendatang, diperkirakan berimbas pada jalan arteri di Bekasi.

Untuk mengantisipasi kema cetan, Pemkab Bekasi akan me nutup putaran (U-turn ) di se panjang jalur mudik di wi layahnya. Pasalnya, kendaraan menuju Jakarta dipastikan meng gunakan jalan arteri. Sementara itu, satu arah jalan tol Jakarta-Cikampek diperun tukkan bagi kendaraan pe - mudik ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. “Atas ke bijakan pemerintah pusat itu, kami akan menutup Uturn di semua persimpangan jalan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Yana Suyatna kemarin. Untuk penanganan lalu lintas imbas satu arah ke jalan arteri, semua metode pe nangan an ada di pihak kepolisian dibantu pemerintah daerah.

Saat ini Dishub sudah me nyediakan barrier, traffic cone , dan tambang pembatas jalan un - tuk mencegah penumpukan kendaraan. Apalagi, semua jalur di Kabupaten Bekasi ba - kal digunakan lintasan pe mu - dik roda dua menuju pantura. Dia berharap kebijakan pe - nutupan U-turn membuat ma - sya rakat lokal mengerti ka re - na upaya tersebut untuk ke - pen tingan bersama. Tuju an - nya agar pemudik lebih lancar me lintas di wilayah Ka bu pa - ten Be kasi dan masyarakat le - bih aman karena tidak terjadi kemacetan. Untuk personel, Dis hub me ngerahkan 130 pe - tugas yang di se bar di setiap persimpangan ja lan dan pusat keramaian.

Di wilayahnya terpantau 22 titik jalur macet yang bakal di lintasi pemudik di jalur uta - ma pantura Bekasi-Karawang, antara lain perempatan In do - porlen, Pasar Tambun, pe rem - patan Pengairan, perempatan SKU Pasar Induk Cibitung, RS Medika, Terminal Kalijaya, SGC, serta Lemahabang. Sementara titik kemacetan di jalur Kalimalang yakni To - yogiri, traffic light Legenda, pe - rempatan Pengairan, pe rem - patan Cibuntu, traffic light Gan - dasuka, perempatan Wa rung Bongkok, PT 9 Jababeka (1), dan PT 9 Jababeka (2). “Ja lur ini kerap macet dan jadi ja lur pe mu - dik dari arah Jakarta ke pantura melalui Bekasi,” kata Yana.

Dishub Kota Bekasi tidak akan menutup putaran di wi - layahnya, padahal pada mudik ta hun lalu Kota Bekasi me nu - tup u-turn di semua jalur mu - dik wilayahnya. “Pola peng - aturan mudik bakal berbeda, u-turn yang ada tidak kami tutup,” ujar Kabid Teknik Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi Johan Budi. Menurut dia, penerapan satu arah di tol Jakarta-Ci kampek memperlancar kendaraan pemudik yang berimbas juga pada kelancaran di jalan arteri wilayah Kota Bekasi.

17,4 Km Jalan Rusak

Pemkot Bekasi memetakan sepanjang 17,4 km jalur mudik di wilayahnya dalam kondisi ru - sak sedang hingga berat. Pa da - hal, perbaikan sudah dila ku kan sejak pekan lalu dan pe merin - tah baru bisa mem per baiki be - berapa kilometer dari total ke - rusakan sepanjang 20 km. “Yang diperbaiki baru 2,6 km. Perbaikan dilakukan ber - ta hap dengan target perbaikan semuanya bisa rampung se be - lum H-7,” ujar Kabid Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi Widayat Subroto.

Ada delapan ruas jalur mudik yang mengalami ke ru sakan, yakni Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Djuanda, Jalan Sudir man, Jalan Chairil Anwar, Jalan Cut Meutia, Jalan Mayor Hasibuan, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Ahmad Yani. “Baru Jalan Chairil Anwar dan Jalan Juanda sepanjang 2,6 km yang diperbaiki,” katanya. Di Kabupaten Bekasi, pe - merintah daerah setempat mengalokasikan Rp700 juta untuk perbaikan jalur mudik di wilayahnya.

Abdullah m surjaya



Berita Lainnya...