Edisi 22-05-2019
Istiqlal Gelar Panahan hingga Dialog Budaya


JAKARTA – Masjid Istiqlal akan menggelar acara Iftar Budaya selama lima hari, mulai 22-26 Mei. Kegiatan ini telah di selenggarakan selama tiga ta hun, dan untuk tahun ini mengusung tema “Seni dan Siar Islam” untuk menyemarakkan suasana Ramadan.

Iftar Budaya merupakan ke - giatan pengisi Ramadan yang me nampilkan nilai-nilai bu da - ya Islam di Indonesia melalui pa meran, dialog, pertunjukan seni dan budaya, olahraga pa - na han, permainan tradisional, dan pemutaran film. “Kami akan menambah wa - wasan di pameran tentang nilai budaya Islam melalui dialog, olahraga panahan hingga per - tunjukan seni,” kata Direktur Warisan Budaya dan Dip lo masi Budaya Ditjen Ke bu da ya an Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ke men dik bud) Nadjamuddin Ramli di Mas jid Istiqlal, Jakarta, kemarin. Acara yang dihelat di masjid terbesar se-Asia tenggara ini akan menampilkan seni pertun jukan dan budaya Islam. Ke senian yang ditampilkan ada lah Zapin Betawi, Rebana Biang, Topeng Blantek, Had - rah, dan kesenian ciri khas Ja - karta lainnya.

Pameran siar Islam akan mem banjiri informasi kepada pe ngunjung tentang jejak per - jalanan Islam di Nusantara. Pa - meran ini mendapat dukungan dari Museum Nasional, Galeri Na sional, Museum Wayang, dan Museum Bayt Alquran. Pengunjung juga bisa men - coba lapangan memanah yang khusus dibuat di teras raksasa di lokasi pameran. Pengunjung bisa melatih kekuatan, ke tang - kasan, dan kesabaran dari olah - raga yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW ini. Semua perangkat mulai dari busur, anak panah, target hingga ins - truktur disediakan oleh pani - tia. Selain itu juga ada workshop melukis dan mewarnai bantal ber bentuk wayang Bonang ser - ta sapu tangan di koridor atas pintu Ar Razak.

100 pengun - jung dalam sehari bisa men cu - rah kan ekspresi seninya di work shop ini. Para tokoh seperti sejara - wan Islam Jajat Burhanudin, utusan khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama An tar - agama dan Peradaban Syafiq Mughni, Tokoh NU dan Penulis buku Walisongo Kyai Agus Su - nyoto, dan mantan ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin juga akan me - meriahkan Iftar Budaya pada dialog budaya. Dialog meng - ambil tema Dakwah Membumi ala Wali Songo. Ketua Badan Pengelola Pe - laksana Masjid Istiqlal (BPPMI) Laksma TNI (Pur) Asep Saepudin sangat meng ap - resiasi Iftar Budaya yang mem - pertemukan nilai budaya islam ini. Dia mengatakan, masjid Istiqlal adalah masjid ke bang - saan bangsa dan juga inter - nasional.

Pihaknya telah menerima kunjungan beberapa negara sahabat yang sangat tertarik untuk mengetahui budaya dan hasil karya besar bangsa ini. “Artinya Istiqlal menarik bagi dunia luar. Saya dari BPPMI kan mendukung dan mem - bantu terlaksananya kegiatan Iftar Budaya ini,” jelasnya.

Neneng zubaidah


Berita Lainnya...