Edisi 22-05-2019
BRI Fokus Genjot Transaksi Nontunai


JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus berupaya fokus meningkatkan transaksi nontunai (cashless). Hal ini terlihat dari penurunan kesiapan uang tunai dari tahun lalu sebesar Rp62 triliun menjadi Rp48,2 triliun untuk memenuhi kebutuhan nasabah selama libur Lebaran.

”Selain itu, e-channel dan berbagai treatment layanan disiapkan untuk membuat nasabah nyaman bertransaksi secara cashless,” kata Direktur Jaringan dan Layanan BRI Osbal Saragi saat buka puasa bersama sahabat pers BRI di Jakarta, kemarin. Untuk keperluan mudik, kata dia, nasabah BRI bisa menggunakan uang elektronik BRIZZI yang kini sudah bisa dipakai di semua ruas jalan tol di Indonesia. ”Bisa di top up online secara praktis dengan internet banking BRI via smartphone ber-NFC (Near Field Communication), ATM BRI, Agen BRILink, dan EDC BRI, termasuk mesin-mesin EDC yang terletak di merchant-merchant BRI, seperti outlet Indomaret, Alfamidi, Alfamart, Cocomart, dan Yomart,” kata dia.

Pada momen Lebaran tahun ini BRI pun mengimbau masyarakat agar semakin gen - car bertransaksi menggunakan e-channel dan uang elektronik milik BRI, yakni BRIZZI. Hingga April 2019, jumlah kartu BRIZZI tumbuh sebesar 34% year on year (YoY), yakni menjadi 13,3 juta dibandingkan pada April 2018 sebesar 9,9 juta. Transaksi penggunaan BRIZZI pun tumbuh sebesar 237% YoY, yakni sebanyak 251,9 juta dibandingkan pada April 2018 sebanyak 74,8 juta. ”Untuk kartu BRIZZI yang baru, per hari diterbitkan 22.000 kartu baru,” katanya.

Adapun selama 12 hari masa kerja, mulai dari tanggal 30 Mei 2019 hingga 10 Juni 2019, BRI juga menyiapkan uang tunai sebesar Rp4 triliun per hari untuk melayani nasabahnya. ”Termasuk di dalamnya BRI juga membayar gaji PNS dan pensiun sekitar Rp7,1 triliun pada 1-3 Juni 2019,” kata dia. Selain itu, transaksi cashless bisa dilakukan dengan menggunakan e-banking BRI di antaranya internet banking, BRImo, SMS banking, dan mobile banking. Misalnya membeli tiket mudik dan pulang, beli pulsa, memberi uang saku Lebaran, belanja online, membayar tagihan, dan lainlain. Masyarakat juga bisa memanfaatkan jasa agen BRILink yang saat ini berjumlah lebih dari 408.000 agen.

Osbal pun memastikan transaksi tarik tunai tetap bisa dilakukan dengan nyaman. BRI menyiapkan 25.239 ATM/ CRM online di seluruh Indonesia dan didukung Agen BRILink tersebar di tiap daerah. Tidak hanya itu, kata dia, untuk memudahkan masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik Lebaran, BRI mengadakan Posko Mudik Lebaran di 41 titik lokasi tersebar di seluruh Indonesia dan 15 posko kerja sama dengan Pertamina. Posko ini akan dibuka mulai dari H-7 lebaran. Menurut Osbal, pada posko tersebut, masyarakat bisa mendapatkan makanan dan minuman ringan, memanfaatkan layanan e-channel BRI (ATM, CDM, dan CRM), layanan kesehatan ringan (cek tensi darah dan P3K), informasi produk BRI, serta hiburan.

Selama libur Lebaran, nasabah juga tetap dapat menikmati layanan BRI, baik melalui e-channel maupun unit kerja operasional (UKO). Sebanyak 462 UKO telah disiapkan selama libur Lebaran, 229 UKO di antaranya memberikan layanan operasional terbatas pada tanggal 3, 4, 6, dan 7 Juni 2019. BRI juga memberikan layanan Weekend Banking di 147 UKO di seluruh Indonesia pada tanggal 1, 2, 8 dan 9 Juni 2019.

Kunthi fahmar sandy