Edisi 22-05-2019
Kebutuhan Uang di Jabar Rp24,3 Triliun


BANDUNG–Kebutuhanuangdi JawaBarat(Jabar) Selama Ramadan hingga Idul Fitri tahun ini diperkirakan men capai Rp24,39 triliun. Permintaan uang tertinggi masih di didominasi wilayah Bandung Raya.

Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Barat Doni P Joewono mengatakan, kebutuhan uang tiga Kantor BI di Jawa Barat (kecuali Bogor, Depok, Bekasi) diperkirakan mencapai Rp24,39 triliun. Permintaan untuk BI Jabar diperkirakan Rp13,73 triliun, BI Cirebon Rp7,25 triliun, dan BI Tasikmalaya Rp3,41 triliun. “Untuk BI Jabar, kebutuhan uang pada bulan Ramadan selalu meningkat setiap tahun - nya. Pada 2017 kebutuhan uang men capai Rp11,48 triliun. Kemudian pada 2018 naik menjadi Rp12,61 triliun. Tahun ini diprediksi men jadi Rp13,74 triliun,” kataDonipada launching pelayanan penu karan uang di Monumen Per juangan (Monju) Jawa Barat, Kota Bandung, kemarin.

Permintaan di BI Bandung diprediksi meningkat 8,82% dibandingkan Ramadan ta - hun sebelumnya. Permintaan uang pecahan besar Rp50.000 dan Rp100.000 biasanya akan meningkat dengan pesat pada minggu ketiga Ramadan. Kendati demikian, Doni me - mastikan, persediaan uang di BI Provinsi Jawa Barat mencukupi. Dia menyebut BI menye - suai kan Rp16,91 triliun atau 123,16% dari perkiraan permintaan uang Ramadan 2019 sebesar Rp13,74 triliun. Untuk memastikan kebutuh an uang baru bagi masyarakat, BI melaksanakan “Mobil Layanan Penukaran Uang Terpadu”. Layanan tersebut bekerja sama dengan 13 bank umum, yaitu BRI, BRI Syariah, Mandiri, Bank Syariah Mandiri, BJB, BJB Syariah, BNI, BNI Syariah, BTN, BCA, Bank DKI, MayBank, dan Bank Muamalat.

Di Kota Bandung jadwal penukaran uang dilakukan di Monumen Perjuangan pada 21 hingga 23 Mei 2019, Alun-alun Ujungberung 22 hingga 23 Mei 2019, halaman Balai Kota Bandung pada 27 hingga 29 Mei 2019, dan area di Jalan Soekarno Kota Bandung pada 27 hingga 29 Mei 2019.

Arif budianto