Edisi 24-05-2019
Dampak Perang Dagang AS-China Meluas


BEIJING –Dampak perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang selama ini dikhawatirkan para pelaku usaha menjadi kenyataan. Sejumlah sektor industri terkena imbasnya, mulai dari manufaktur, teknologi, jasa hingga ritel.

Salah satu yang paling te rasa adalah sektor manufaktur se - perti produsen tele komu ni kasi dan produk konsumer. Yang ter baru, perusahaan tele ko mu - nikasi China, Huawei, kian ter - ancam setelah bebe ra pa per - usa haan di sejumlah ne gara di Asia dan Eropa menya takan akan menunda pelun cur an pro - duk terbaru berbasis 5G. “Kami telah menghentikan pemesanan dan akan meng - amati dari dekat dampak sank si AS terhadap Huawei,” ujar Juru Bicara (Jubir) NTT Doco mo Yo - shi kumi Kuroda seperti dikutip cnn.com kemarin. Per usahaan J e pang lainnya yang juga me - nunda tanggal rilis smartphone terbaru Huawei ialah SoftBank Corp dan KDDI Corp.

Sebelumnya, berdasarkan laporan Reuters, perang dagang telah menyebabkan Hua - wei tidak akan diberi akses ter - hadap android versi umum yang dikeluarkan Google kare - na lisensinya akan dicabut. Kondisi ini membuat Hua - wei tidak akan semenarik para pesaingnya di hadapan para kon sumen internasional. Para pengguna tidak akan mampu mengakses Gmail, YouTube hing ga Google Maps. Aplikasi pihak ketiga yang bergantung pada Google Maps juga tidak akan dapat berfungsi baik. Di AS, para produsen sepa - tu juga memprotes kebijakan Presiden Donald Trump kare - na dianggap akan membuat produk mereka kalah bersaing. Produsen sepatu seperti Nike dan Adidas menilai perang tarif impor hanya akan mematikan industri.

Para produsen alas kaki itu memperingatkan Trump mela lui surat bahwa dampak “bencana” perang dagang akan ber - pengaruh besar terhadap kon - sumen. Surat yang ditan da - tangani 173 perusahaan, ter - masuk Nike dan adidas, itu mengungkapkan keputusan Pre siden AS untuk meningkat - kan tarif impor juga berdam - pak pada kelas pekerja. Pro du - sen sepatu itu menilai kenaik - an tarif tersebut bisa meng an - cam masa depan bisnis mere ka. Selain adidas dan Nike, per - usahaan sepatu lainnya se - perti Clarks, Dr Martens, dan Converse juga mengung kap - kan bahwa rata-rata tarif AS untuk sepatu mencapai 11,3% dan dalam beberapa kasus men capai 67,5%.

“Penambah - an pajak sebesar 25% berarti keluarga pekerja AS akan mem bayar kenaikan harga sepatu mencapai 100%,” demi kian keterangan perusahaan sepatu seperti dilansir BBC. Mereka menyatakan bahwa perang dagang itu tidak terduga. “Saat ini waktunya un - tuk mengakhiri perang dagang,” demikian seruan perusahaan-perusahaan sepatu. Sebelumnya Trump meng - ung kapkan defisit perda gangan dengan China merusak eko - nomi AS. Presiden AS me ning - kat kan tarif impor terhadap produk China senilai USD200 miliar dari 10% menjadi 25% se kitar sepekan lalu. Itu di la ku kan setelah Washington dan Beijing gagal mencapai kese pa - kat an per dagangan.

China tidak ting gal diam. Beijing membalas de ngan berencana mening kat - kan tarif dagang terhadap USD 6 0 miliar terhadap impor produk AS sejak 1 Juni. Trump mengungkapkan, ke - naikan tarif sejak awal bulan ini seharusnya bisa menjadikan per usahaan tersebut mengurangi biaya dengan mengalihkan produksinya ke AS. Perusahaan se patu dan ritel mengungkapkan mereka juga sedang merenca nakan mengalihkan produksinya dari China. “Sepatu meru pakan industri yang padat modal de ngan pe ren canaan tahunan dan per usa ha an tidak bisa me - mindahkan pa brik dengan berbagai penye suai an yang terjadi,” demikian ung kap perusahaanperusahaan ter se but.

Pada Selasa lalu (21/5) sebu ah survei yang dilakukan Ame ri can Chambers of Commerce (Am - Cham) di China dan Shang hai di China menyatakan sekitar 40% perusahaan akan merelo kasi bisnis mereka keluar dari China karena perang dagang ter sebut. Kemudian survei AmCham mengungkapkan sepertiga res - pon den menunda dan mem ba - tal kan investasinya karena pe - rang dagang tersebut. Kelom - pok itu merepresentasikan lebih dari 900 perusahaan AS yang beroperasi di China. Peningkatan eskalasi pada konflik perdagangan, termasuk pem batasan terhadap perusa - ha an raksasa China Huawei, men ciptakan ketegangan de - ngan banyak perusahaan di China.

Hal itu setelah pemerintahan Trump memasukkan Huawei ke dalam perusahaan terlarang, yaitu melarang perusahaan AS un - tuk membeli teknologi mereka tanpa persetujuan pemerintah. Kepada BBC, Ketua AmCham di China Tim Stratford menga ta - kan, anggotanya memberikan per hatian penuh terhadap sank - si AS terhadap Huawei. “Secara khusus tentang ke - putusan Huawei dalam daftar itu, ada perhatian Pemerintah China yang akan membalas aksi tersebut dengan menarget per - usahaan AS,” ujarnya. Boeing dan perusahaan far - masi Pfizer dan perusahaan rak - sasa Coca-Cola juga tergabung dalam AmCham. Tahun lalu Boeing telah membuka pabrik untuk memproduksi pesawat penumpang 737 di China timur.

Presiden Boeing di China John Bruns mengungkapkan, dia sangat terkejut dengan kondisi ling kungan yang di yang disebab kan perang tarif dagang. Bagaimana langkah Peme rin - tah China? Beijing masih memberikan sinyal untuk beker ja sama dengan Washington un tuk me - nyelesaikan ketegangan per dagangan. Tidak ada diskusi yang di - jadwalkan pada perun dingan ter - akhir yang berakhir pada 10 Mei. “China tetap ingin melan jut - kan perundingan dengan kolega kita AS untuk mencapai kesim - pul an,” kata Duta Besar China untuk AS Cui Tiankai kepada Fox News. Para pemimpin AS dan Chi na pun dijadwalkan akan bertemu dalam KTT G-20 di Jepang pada bulan depan.

Sebenarnya China dan AS terlibat friksi dalam isu per da gang - an sejak awal Trump berkuasa. Pada kampanye pemilu presiden pada 2016, Trump berulang kali menuding China melakukan per dagangan tidak adil dan me - lakukan pencurian hak kekaya - an intelektual. Selain produk sepatu dan soft ware, sektor lain yang terke - na dampak adalah perdagangan produk kacang-kacangan, main - an anak, kimia, dan permesinan. Produk-produk tersebut meng - alami kenaikan tarif impor Chi - na dari semula antara 5-10% men jadi 25%. “Tarif baru tampaknya akan berdampak pada produk almon panggang yang diproduksi di AS. Kami sedang bekerja untuk mem verifikasi dampaknya,” kata Wakil Presiden Perdagangan Global dan Urusan Pengaturan di Almond Board of Cali fornia, Julia Adams.

Dia menambahkan, sebagian besar ekspor kacang almon dari AS ke China sebelumnya sudah terkena tarif dan akan dikenai tarif yang lebih tinggi. Namun aso siasi dagang di AS mengatakan mereka belum mendapatkan panduan yang jelas me ngenai penerapan tarif baru.

Andika hendra m/ m shamil