Edisi 24-05-2019
Kemenkes Siapkan 6.074 Fasilitas Layanan Kesehatan


JAKARTA –Kementerian Kesehatan (Kemenkes) me nyiapkan 6.074 fasilitas layanan kesehatan di sepanjang jalur mudik Lebaran. Jumlah fasilitas yang disediakan naik dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya 3.910 unit.

Fasilitas layanan kesehatan ini ditingkatkan untuk me mas - tikan arus mudik berjalan baik serta mengantisipasi kejadian yang tidak diharapkan. “Sektor kesehatan memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan mu - dik yang sehat, aman, dan se la - mat,” kata Dirjen Pelayanan Ke sehatan Kemenkes Bam - bang Wibowo saat konferensi pers Penyelenggaraan Mudik Le baran 2019 di kantor Ke - men kes, Jakarta, kemarin. Sebanyak 6.074 fasilitas la - yanan kesehatan yang di se dia - kan Kemenkes mencakup 923 pos kesehatan, 4.210 pus kes - mas, 375 rumah sakit di se kitar jalur pantura, 144 rumah sakit rujukan, 207 kantor ke se hatan pelabuhan (KKP), dan 188 public safety center (PSC) 119.

“Salah satu fokus utama du - kungan kesehatan yang di be ri - kan Kemenkes pada mudik ta - hun ini adalah pemeriksaan ke - sehatan pengemudi, khu sus - nya pengemudi angkutan umum. Pemeriksaan kese hat - an bagi pengemudi penting un - tuk mengurangi faktor risiko kecelakaan di jalan raya pada saat mudik Lebaran,” katanya. Dia menjelaskan, pemerik saan mencakup tekanan darah, al - ko hol dalam darah melalui per - na pasan, kadaramfetamindiuri - ne dan kadar gula darah. Pe me - rik saan kesehatan bagi para pe - nge mudi ini khususnya akan di - lakukan kepada pengemudi yang akan menempuh per ja lanan lebihdariempatjamsertayangme - miliki rute padat.

Pe me rik saan kesehatan bagi sopir an tarkota antar provinsi (AKAP) dan antarkota da lam provinsi (AKDP) ini juga akan berlaku ba gi para pengemudi penggantinya. Pelayanan kesehatan yang diberikan di pos kesehatan ini berupa pengobatan umum, pe - layanan kesehatan tradisional, pelayanan kegawatdaruratan, dan pelayanan transportasi ru - juk an medis. Pos kesehatan juga memberikan pelayanan pro mosi kesehatan dan pen ce - gah an, seperti penyediaan in - formasi kesehatan dan pe me - riksaan tekanan darah. “Diharapkan, mas yarakat dapat memanfaatkan pos ke se - hatan ini untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan nyaman.

Demikian pula pe tu gas kesehatan akan dapat mem berikan pelayanan de ngan nyaman dan maksimal ka re na didukung dengan sa rana, prasarana, per - alat an, dan perbekalan keseha tan yang memadai,” kata Dirjen. Kemenkes memberi tips aman bagi pengemudi mo bil, yakni harus beristirahat se te lah me ngemudi 4 jam, se lama 15 me nit; demikian pula de ngan pe ngemudi motor is ti ra hat setiap 2 jam. Selain Kemenkes, Pemkot Bekasi juga menyiapkan tiga posko kesehatan di jalur mudik dan menyiagakan dokter, pera - wat, dan ambulans selama 24 jam nonstop. Ketiga posko mu - dik tersebut dibangun di Stasiun Kereta Api Kota Bekasi Jalan Djuanda, Mega Bekasi City di Jalan Ahmad Yani, dan Terminal Induk Kota Bekasi di Jalan Djuanda.

“Posko di bulan sejak H-8 atau 29 Mei sampai H+7 atau 12 Juni mendatang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati. Tanti menegaskan, semua layanan kesehatan itu dilarang menolak pasien miskin.

Neneng zubaidah/ abdullah m surjaya