Edisi 24-05-2019
Tornado Tewaskan 7 Warga AS


WASHINGTON– Tornado menewaskan sedikitnya tujuh orang dan menghancurkan sebagian wilayah Missouri dan kawasan Midwest Amerika Serikat (AS). Para petugas medis kini fokus untuk mencari korban selamat dan melakukan upaya pertolongan.

Badan Cuaca Nasional (NWS) mengonfirmasi tentang laporan tornado yang terjadi di Missouri. Belum ada informasi tambahan korban tewas dari pejabat lokal hingga kemarin. “Tornado besar menghantam sebagian wilayah Jefferson City, merusak gedung, merobohkan pohon dan tiang listrik, serta me - nerbangkan mobil yang ter par - kir,” ungkap Jared Maples, me - teorolog NWS dilansir Reuters. Dia menambahkan, kemarin pagi badai sudah ber gerak men - jauhi wilayah Missouri.

“Kita akan meng hadapi hujan hingga besok (hari ini),” ujarnya. Departemen Pemadam Ke - bakaran Kota Jefferson mengi - rim kan tim penyelamat dari rumah ke rumah untuk mencari orang yang membutuhkan ban - tuan. Mereka juga menemukan banyak warga yang masih ter - jebak di bawah reruntuhan rumah yang hancur. “Kita akan melakukan yang terbaik. Kita mencari korban. Beberapa di antaranya masih terjebak,” ujarGubernurMissouri Mike Parson. Pemerintah lokal sudah bergerak cepat dengan mengevakuasi warga sebelum terjadi tornado. Parson memuji tim penyelamat pertama yang bekerja sepanjang malam untuk membebaskan korban yang terjebak di rumah mereka. Tornado di Jefferson City memiliki kecepatan 40 mil per jam dan mengangkat rerun tuh - an rumah hingga 13.000 kaki ke udara.

Akibat tornado itu, pe - merintah lokal member laku - kan status darurat di ibu kota Missouri. “Saya sendiri harus menyelamatkan diri di kloset,” kata Mike O’Connell, juru bicara departemen keselamatan pu - blik Missouri. Selaintornado, Jefferson City juga dilanda badai selama 20 menit. “Ketika tornado meng - hantam, seperti terjadi gempa bumi,” ungkap pen duduk lokal Cindy Sandoval-Jakobsen ke - pada CNN.Ke rusakan parah ter - jadi di kota tersebut. Ribuan orang tidak men dapa - tkan aliran listrik. Jefferson City pun menjadi kota mati. “Situasinya sangat kisruh saat ini,” kata anggota Ke polisian Jefferson CityLetnanDavidWilliams.

“Kita meminta orang yang tidak ter - dampak untuk segera keluar dari kawasan bencana,” sarannya. Melansir CBS News, Williams mengungkapkan, sedikitnya 20 orang berhasil diselamatkan oleh tim darurat. Bukan hanya tornado yang melanda AS. Kepolisian di Tulsa, Oklahoma, menghadapi banjir setelahbendungankelebihandebit air sehingga perlu dikeluarkan. Wali Kota Tulsa GT Bynum mengungkapkan, jikaairtidakdi - keluarkandaribendungan, maka bendungan itu bisa han cur. Dia memerintahkan warga untuk mengungsi jika banjir terjadi aki - bat kelebihan air di bendungan. “Jika kamu tinggal di sekitar daerah aliran sungai, sebaiknya kamu harus mengevakuasi diri,” ujar Bynum dilansir CNN. Dia me nyarankan, warga untuk mempersiapkan kebutuhan pokok dan kesehatan.

“Jangan lupa isi ulang peralatan digital Anda semua,” ucapnya. Kemudian, sebagian wilayah Oklahoma, Kansas, dan Missouri juga mengalami curah hujan yang deras dalam kurun waktu 24 jam terakhir. NWS mem - peringatkan risiko banjir di kawasan tersebut. Pertengahan Mei lalu, Daily Mail melaporkan wilayah AS tengah menjadi kawasan yang diterjang badai yang meng hasil - kanbanyaktornadohinggaakhir Mei ini. Tornado Alley yang ber - gerak dari North Dakota hingga Texas menjadi bencana paling berbahaya. Akibat tornado, sebanyak 18 negara bagian AS atau se kitar 40 juta penduduknya mengalami risiko serangan tornado. “Tor - nado Alley men jadi peringatan,” kata meteorolog AccuWeather Reed Timmer.

Andika hendra m