Edisi 24-05-2019
Usut Kematian 7 Korban, Polri Buat Tim


KERUSUHAN yang terjadi saat aksi di Jakarta, 21 dan 22 Mei, menyebabkan sejumlah orang tewas. Polisi menyebut ada tujuh orang yang tewas. Namun, Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan ada delapan orang yang meninggal dunia di berbagai rumah sakit (RS) tersebut.

Penyebab pasti kematian para perusuh ini masih menjadi misteri. Polri menegaskan tidak pernah memakai peluru tajam dalam mengamankan peserta aksi. “Bapak Kapolri sudah membentuk tim investigasi yang dipimpin Irwasum untuk mengetahui apa penyebab dan se - mua aspek sehingga ada korban dari massa perusuh,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal di Jakarta Pusat, kemarin. Iqbal juga menegaskan bahwa warga yang tewas bukan dari peserta aksi damai. Ke se - luruhan peserta adalah massa pe rusuh yang berupaya mem - buat aksi 21 dan 22 menjadi kacau. Dari pihak kepolisian, lanjut Iqbal, tidak ada korban jiwa yang meninggal, hanya korban luka-luka akibat rusuh kemarin.

“Dari aparat luka-luka sembilan orang, bisa saja bertambah,” jelasnya. Iqbal memaparkan, selama aksi berlangsung Polda Metro Jaya mencatat telah menang - kap 257 tersangka. Empat di antaranya positif meng gu nakan narkoba. “Yang diamankan oleh Polda Metro Jaya 257, itu tatonya banyak, dan ada empat orang positif narkoba. Baga i - mana mau unjuk rasa kalau me - reka narkoba. Yang lain juga akan diperiksa,” ucapnya. Ombudsman RI berencana memanggil Polri terkait te was - nya sejumlah orang dalam ke ricuhan saat demonstrasi 21-22 Mei.

“Kami mengetahui su dah ada korban yang jatuh, yang meninggal dunia, maka dalam waktu dekat Ombudsman ingin men dengarkan pihak ke po lisian di dalam rangka menjaga keaman - an pengumuman pasca pemilu,” kata anggota Omb udsm an RI Ninik Rahayu di kantornya. Menurut Ninik, pemang gilan tersebut terkait adanya tewasnya seorang demonstran akibat pe - luru yang menembus pada bagian dada. Menurutnya, hal itu perlu menjadi perhatian penting bagi pihak kepolisian mengenai protap dalam penggunaan senjata dalam menghalau demonstran.

Yan yusuf