Edisi 24-05-2019
Belasan Bus Mudik di Bekasi Tidak Laik Jalan


BEKASI – Belasan bus di Terminal Bekasi, Jalan IR H Juan da, Bekasi Timur, Kota Bekasi ditilang karena tidak laik operasi. Hal itu terungkap setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Be kasi melakukan ramp check atau kelaikan kendaraan di terminal tersebut.

Kepala Unit Pengendalian Operasi Terminal Induk Kota Be - kasi Acim Maulana me nga ta kan, dari 82 kendaraan yang di cek, tercatat ada 12 ken da ra an yang dilakukan penilangan ka re na tidak laik untuk mem bawa pe mu - dik. “Setelah di la ku kan pe nge - cekan, ada 12 ken daraan yang me - mang tidak lain jalan,” katanya. Menurutnya, ramp check di - la kukan selama dua pekan. Pu - luhan kendaraan itu dicek dari fisiknya seperti kaca spion, ke - tebalan ban, pengereman, do - kumen KIR, dan segala yang menyangkut teknis kendaraan untuk keperluan mudik. “Ke - ba nyakan yang ditilang karena remnya blong atau dokumen kelaikan berupa KIR sudah ke - daluwarsa,” ujarnya. Apalagi, surat tilang yang diberikan petugas merupakan bentuk peringatan dengan ha - rapan mereka memperbaiki bus nya.

Dengan demikian, pa - da pelaksanaan mudik dari H-7 sudah bisa dioperasikan de ng - an baik. Bus wajib dalam kon - disi laik saat dioperasikan ka re - na untuk menekan potensi ke - celakaan, terutama di bagian pengereman, karena kendala yang paling sering terjadi pada bus mengalami rem blong ke - tika digunakan mengantar pe - numpang. “Kita ingin penum - pang merasa nyaman dan aman saat mudik nanti,” tegasnya. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Yayan Yuliana me - ngatakan, pihaknya me nyia p - kan 461 bus untuk meng ako - mo dasi para pemudik dengan tujuan Jawa Barat, Jawa Te - ngah, Jawa Timur, dan Pulau Sumatera. “Kami siapkan juga sebanyak 100 bus cadangan untuk menghindari kepadatan penumpang,” katanya.

Menurutnya, paling banyak bus disiapkan untuk rute Pulau Jawa atau antarkota dalam pro vinsi (AKDP) dengan jum - lah 273 kendaraan. Sedangkan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) disediakan 188 unit. Meski demikian, kata dia, minat masyarakat untuk mu - dik menggunakan bus di ter mi - nal mengalami penurunan se - tiap tahun. Diprediksi penu - run an berkisar 5% dan terjadi sejak lima tahun lalu. Namun, pada 2018 lalu sebetulnya me - ningkat 10% dibanding hari bia sa, tapi dengan Lebaran se - belumnya justru turun 5%. Sementara itu, Terminal Bus Kampung Rambutan, Ja - kar ta Timur terus berbenah. Sa lah satunya dengan me - nyiap kan posko terpadu dan sa rana pendukung lainnya un - tuk keamanan dan ke nya man - an penumpang.

“Posko berukuran 10x8 me - ter ini nantinya dimanfaatkan petugas gabungan seperti dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Ke - sehatan, Dinas Perhubungan, Pramuka, ORARI, dan unsur terkait lain untuk berjaga mulai H-10 hingga H+7 Lebaran,” ka - ta Kepala Terminal Kam pung Rambutan Thofik Winanto. Selain posko, pihaknya juga menyiapkan sarana pendu - kung seperti pemasangan ra m - bu lalu lintas, toilet disa bilitas, ubin pemandu disabilitas, ter - ma suk penataan areal parkir.

Abdullah m surjaya/ helmi syarif