Edisi 26-05-2019
Federer Realistis di Prancis Terbuka


PARIS – Roger Federer tidak mau memasang target mulukmuluk di Prancis Terbuka 2019.

Petenis Swiss itu sadar diri dan lebih realistis menghadapi peta persaingan. “Tidak tahu. Sedikit tanda tanya bagi saya. Ada beberapa hal di Prancis Terbuka 2019, saya rasa mirip dengan Australia Terbuka,” ujar Federer dilansir tennisworldusa.

“Terkadang, saya merasa bermain tenis yang bagus. Tetapi, apakah itu cukup atau cukup melawan petenis papan atas ketika itu benar-benar terjadi? Saya tidak yakin apakah itu ada di raket saya, Anda tahu.

Tapi, saya harap bisa mendapatkan posisi itu jauh di dalam turnamen melawan para pemain papan atas,” kata Federer. Meski sadar beratnya persaingan meraih trofi, tapi Federer tetap bersemangat menjalani pertandingan.

“Saya harus ke sana, dan saya tahu itu adalah tantangan tersendiri. Itu pasti akan menjadi turnamen yang mengasyikkan secara mental untuk dilalui,” tutur Federer.

Dalam sebuah wawancara dengan GQ Magazine, Direktur Turnamen Prancis Terbuka 2019 Guy Forget memuji fisik dan stamina Federer yang tetap oke. Selain itu, dia juga senang atas umur panjang Federer.

“Apa yang dia (Federer) lakukan sulit dipercaya. Federer membawa tas untuk pergi ke turnamen di seluruh dunia, turnamen yang dia menangkan lebih banyak, itu tidak mudah,” kata Forget.

“Saya tidak tahu bagaimana dia bisa menjaga semangatnya setelah menang begitu banyak. Ketika Anda lebih muda tidak apa-apa, tetapi pada usia Federer yang sudah 37 tahun, itu sungguh luar biasa.

Dia memukul ribuan bola di Dubai di bawah sinar matahari selama berjam-jam, dia berusia 37 tahun, Anda bisa mengatakan pada diri sendiri, saya gila, saya telah memukul bola selama 25 tahun,” katanya.

Sementara itu, petenis kontroversial asal Australia Nick Kyrgios memutuskan mundur dari turnamen grand slam Prancis Terbuka 2019. Menurut jadwal, Kyrgios akan menghadapi petenis asal Inggris Cameron Norrie pada babak pertama Prancis Terbuka 2019.

Namun, bukan mempersiapkan diri di Roland Garos, Kyrgios justru terbang ke London. Belum jelas alasan Kyrgios mundur dari Prancis Terbuka, namun pihak panitia pertandingan mempersiapkan tempatnya diisi petenis beruntung dari babak kualifikasi.

Belakangan Kyrgios muncul di Instagram lalu menyebut Wimbledon (turnamen grand slam di Inggris) adalah yang terbaik. “Abaikan turnamen permukaan lapangan tanah liat. Siapa yang menyukainya? Turnamen yang buruk.

Dibanding Wimbledon, Prancis Terbuka tak ada apaapanya. Buruk. Buruk sekali,” kata Kyrgios. Tahun lalu, Kyrgios juga mundur dari turnamen Prancis Terbuka yang digelar di permukaan tanah liat.

Padahal sebelum dinyatakan lolos ke babak utama Prancis Terbuka tahun ini, Kyrgios sempat tampil di turnamen pemanasan, yakni Italia Terbuka di Roma.

sazili mustofa