Edisi 26-05-2019
Ingin Lawan Joshua, Pulev Dilatih Hereida


LAS VEGAS– Kontroversi tidak mengurangi daya tarik Kubrat Pulev sebagai petinju hebat.

Talenta petarung berusia 38 tahun diakui Angel “Memo” Heredia yang bersedia melatihnya. Heredia mengatakan, mantap memilih Pulev murni karena melihat potensi yang besar.

Dia berjanji akan bekerja keras mempersiapkan Pulev agar berada dalam ben tuk terbaik untuk menantang juara WBA/WBO/IBF/IBO Anthony Joshua.

Joshua kembali ke ring pada 1 Juni di New York melawan mantan penantang gelar Andy Ruiz. Pulev bisa menjadi yang berikutnya jika Joshua menjadi taruhan favorit muncul sebagai pemenang. “Ini mengonfirmasi bahwa saya akan bekerja dengan Pulev.

Dia adalah pria hebat dan saya akan membuatnya siap, karena dia terus bekerja menuju per tarungan melawan Joshua,” kata Heredia dilansir boxing - scene.com.

Bergabungnya Hereida yang sangat piawai menangani tingkat kebugaran dan pengondisian atlet, jelas sebuah modal berharga. Tercatat Hereida mulai bekerja dengan petinju Juan Ma nuel Márquez dan Jorge Arce pada 2011, membantu keduanya meraih gelar dunia.

Hereida juga membantu Felix “Diamante” Verdejo memper - siap kan kemenangannya atas Brian Vásquez dalam keputusan bulatnya awal bulan ini karena undercover pay-perviewTerence Crawford-Amir Khan.

Dia juga baru-baru ini bekerja dengan orang-orang seperti Badou Jack dan beberapa lainnya. Keberadaan Hereida sekaligus menjadi sinyal bahwa Pulev masih mendapatkan dukungan.

Maklum setelah mengalahkan Bogdan Dinu dalam 7 ronde pada Maret lalu. Petinju asal Bulgaria tersebut dihukum larangan bertanding hingga 22 Juli mendatang dari Komisi Atletik California, Amerika Serikat.

Pulev dihukum karena insiden mencium reporter wanita bernama Jennifer Ravalo di California 23 Maret 2019 lalu. Di sidang yang digelar di California, Rabu (15/5), Ravalo menyebut, Pulev meraba bagian belakang tubuh dan pinggulnya sambil tertawa.

Selepas video peristiwa itu menjadi viral, Ravalo mengaku mengalami pelecehan di media sosial dengan sejumlah komentar yang menganggapnya menyetujui ciuman Pulev.

alimansyah