Edisi 27-05-2019
Pesawat Mahal, Pemudik Beralih KA


JAKARTA –Harga tiket pesawat yang cenderung masih mahal membuat sebagian pemudik ber alih menggunakan moda transportasi kereta api (KA). Jumlah penumpang kereta mudik Lebaran pun melonjak.

Mudik tahun ini moda kereta api tetap masih menjadi pilihan pemudik untuk pulang ke kampung halaman. Tahun ini jumlah pemudik meng gunakan kereta api diperkirakan mencapai 6,4 juta orang atau naik 3,4% di banding tahun lalu. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengakui adanya peningkatan jumlah penum pang kereta api untuk ang kut an mudik Lebaran 2019. Kon disi ini diyakini dampak dari masih tingginya harga tiket pesawat. “Sebenarnya pasti ada (kenaikan), namun demikian model nya (tergantung) keter sedia an tempat duduk. Enggak bisa melebihi itu (kapasitas) karena kereta api one man one seat. Sehingga kalau armada enggak disiapin lebih dari itu, ya enggak akan bisa,” ujar Edi di Stasiun Gambir Jakarta, kemarin.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jum - lah pemudik yang meng gu nakan kereta api bertambah se ki - tar 3,4% dari 6.236.227 men jadi 6.449.172 orang. “Diha rap kan pada angkutan Natal dan tahun baru penumpang jumlahnya lebih tinggi lagi,” tandasnya. Dia menjelaskan bahwa Sta - siun Gambir dalam sehari ratarata melayani 17.000 penum - pang. Sedangkan Stasiun Pasar Senen 23.000 penumpang per hari. “Total penumpang dalam masa angkutan Lebaran 2019 yakni 247.000 penumpang per hari,” pungkasnya. Sementara Menteri Per hu - bu ngan (Menhub) Budi Karya Sumadi membenarkan adanya kenaikan jumlah penumpang kereta api.

“Hal itu berdasarkan data PT KAI bahwa tiket kereta api untuk tujuan wilayah Jawa bagian Tengah, Jawa bagian Ti - mur, sudah ludes terjual untuk H-7 dan H+8,” ujarnya saat me - mimpin apel gelar pasukan ang kutan Mudik Lebaran 2019 dan meninjau lokasi persiapan mu dik di Stasiun Gambir, Ja - karta, kemarin. Menhub menyebutkan ter - da pat berapa hal yang harus menjadi perhatian. “Ber da sarkan hasil temuan pelaksanaan inspeksi dan ramp -check kereta beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan laporan masih ada beberapa fasilitas, baik sarana dan prasarana kereta api, yang perlu diperbaiki yang dipenuhi dengan kelengkapan persyaratan sesuai dengan per - aturanyangberlaku,” papar nya.

Untuk itu dia meminta ke - pada Dirjen Perkeretaapian dan PT KAI agar dapat me nin - dak lanjuti temuan tersebut. Peneliti dari Pusat Studi Trans portasi dan Logistik (Pus - tral) UGM Lilik Wachid Budi Su - silo mengatakan, ting gi nya har - ga tiket pesawat yang me ny e - babkan penumpang ber alih naik kereta api justru menjadi lebih baik. Hal ini lantaran pe - numpang akan rasional meng - gu nakan moda transportasi yang diinginkan. “Ini justru men jadi keseimbangan trans - por tasi,” katanya saat dihu bu - ngi tadi malam. “Nah sebenarnya dengan kon disi ini masyarakat akan ra - sional kapan menggunakan mo da transportasi yang di - ingin kan dan mampu. Semua di tentukan kemauan dan ke - mam puan membayar. Misal - nya dia mampu namun dia ang - gap tiket pesawat mahal, maka dia akan memilih kereta api karena mau dan mampu,” tandasnya.

23 Titik di Jateng Rawan Banjir-Longsor

Sebanyak 23 titik di sepanjang jalur kereta api yang membentang di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang rawan banjir dan longsor. “Guna meng an tisipasi hal tersebut, PT KAI Daop 4 Semarang telah melaksa nakan perbaikan dan penguat an pendukung fondasi tubuh badan rel, serta me nambah tenaga pemeriksa jalur rel (PPJ/Petugas Penilik Jalur Rel Ekstra) sebanyak 84 petugas,” ujar Kepala PT KAI Daop 4 Se - marang Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso seusai Gelar Pa sukan Posko Angkutan Lebaran 2019 di halaman Stasiun Se marang Tawang, Jateng, kemarin.

Selain itu, PT KAI Daop 4 Se - marang juga telah me nyiapkan manajemen risiko yang dikenal dengan nama AMUS (Alat Ma - te rial untuk Siaga). Mana je - men risiko itu ditempatkan di tit ik strategis seperti di Stasiun Tegal, Pemalang, Petarukan, Pe kalongan, Batang, Kuripan, Weleri, Kalibodri, Kaliwungu, Semarang Poncol, Brumbung, Gubug, Karangjati, Gam bring - an, Panunggalan, Kradenan, Doplang, Randublatung, Cepu, Kedungjati, Gundih dan Am - barawa. Adapun PT KAI Daop 6 Yog - yakarta menyediakan kereta api Tambahan Ekstra Lebaran untuk menampung lonjakan pemudik.

“Jurusan Purwosari (Solo)-Pasar Senen dengan na - ma Purwosari Tambahan,” kata Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta Eko Pur wanto saat Apel Siaga Posko Lebaran di Stasiun Tugu Yogyakarta, DIY, kemarin. Selain itu untuk mem be ri - kan rasa aman bagi penumpang PT KAI juga mesti menyiapkan posko kesehatan serta posko anjing pelacak yang melibatkan Polda DIY. “Jadi masinisnya juga diperiksa kesehatannya. Kemudian penumpang juga bisa periksa secara gratis di posko,” beber Eko. Sementara itu PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan KA Tambahan Lebaran Ekstra untuk mengakomodasi pe - mu dik yang belum mendapat tiket.

“Dengan beroperasinya KA Tam bahan Ekstra ini, total ka mi menyediakan 91 per - jalanan KA yang terdiri dari 83 KA Re guler dan 8 KA Tam - bahan pada masa Angkutan Lebaran 2019, yakni 26 Mei hingga 16 Juni,” kata Exe - cutive Vice President (EVP) KAI Daop 8 Surabaya, Sur ya - wan Putra Hia di Su ra baya, Jatim, kemarin.

Ahmad antoni/ suharjono/ lukman hakim/ sindonews