Edisi 27-05-2019
Oposisi dan Pemerintah Venezuela Berunding di Norwegia


OSLO - Perwakilan dari pemerintah dan oposisi Venezuela akan kembali ke Norwegia untuk perundingan putaran kedua demi menyelesaikan konflik dua pihak.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Norwegia mengungkapkan perkembangan itu kemarin. ”Kami umumkan bahwa perwakilan aktor-aktor politik utama di Venezuela telah memutuskan kembali ke Oslo pekan depan untuk melanjutkan proses yang difasilitasi Norwegia,” papar Kemlu Norwegia, dilansir Reuters . ”Kami tegaskan kembali komitmen kami untuk terus mendukung pencarian solusi yang dapat disepakati pihakpihak di Venezuela,” ungkap Kemlu Norwegia. Mengomentari perundingan awal bulan ini, Presiden Venezuela Nicolas Maduro berharap diskusi akan membangun menciptakan agenda damai. Ketegangan di negara itu memuncak setelah kegagalan pemberontakan bulan lalu yang dipimpin tokoh oposisi Juan Guaido.

Guaido telah menyeru militer agar menggulingkan Maduro. Namun, sejauh ini para petinggi militer tetap mendukung Maduro. Guaido menegaskan bahwa semua bentuk kesepakatan mengharuskan Maduro mundur. Banyak sektor di kubu oposisi yang masih skeptis dengan perundingan itu karena Maduro masa lalu menggunakan dialog sebagai tak-tik mempertahankan kekuasaannya. Kemlu Norwegia biasa menjadi mediator negara-negara dan kawasan yang mengalami konflik. ”Norwegia memuji pihakpihak atas upaya mereka dan mengapresiasi sikap mereka,” ungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) Norwegia Ine Eriksen Soereide.

Venezuela semakin terpecah dalam pertarungan kekuasaan pada Januari saat Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden dan menyatakan terpilihnya kembali Maduro pada pemilu 2018 itu tidak sah. Amerika Serikat (AS) dan banyak negara Eropa mengakui Guaido sebagai pemimpin Venezuela yang sah, tapi Maduro tetap menguasai fungsi negara dan mendapat dukungan militer. Maduro juga masih didukung Rusia, Kuba, China, dan Turki. Krisis ekonomi memaksa lebih dari 3 juta warga Venezuela mengungsi, melarikan diri dari hiperinflasi dan keterbatasan makanan serta obat-obatan.

Syarifudin