Edisi 27-05-2019
Tasbih, Amalan Ringan dengan Pahala Besar


Zikir yang begitu ringan tapi memiliki banyak faedah adalah tasbih dan tahmid. Tasbih adalah mengucapkan subhanallah (Maha Suci Allah), sedangkan tahmid ucapan alhamdulillahi rabbil alamin (segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam).

“Tasbih me nga n dung mak na pe nyu cian Allah SWT dari si fat ke ti dak sem pur naan, se dang kan tahmid me ngandung mak na penetapan ter - hadap ke sempurnaan Allah SWT. Oleh ka rena itu, sering kita ketahui dan mendapati banyak orang berzikir dengan meng ga bungkan dua kalimat ini,” ucap dosen Fakultas Syariah Uni versitas Darussalam Gontor, Ahmad Mu qorrobin, saat di hu bungi KORAN SINDO kemarin. Hal tersebut termaktub da lam firman Allah SWT : “Maha Suci Tuhan pemelihara kamu, Tuhan pe - milik kemuliaan dari apa yang mereka sifatkan. Dan salam (dilimpahkan) atas para rasul. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam” (Surat as-Shaffat: 180-182).

Rasulullah SAW juga ber - sa b da, ada dua kalimat yang ringan namun timbangan pahalanya sangat berat, yaitu tas - bih yang disertai tahmid. “Dari Abu Hu rairah RA. Rasulullah SAW ber sabda: ‘Ada dua kalimat yang r ingan saat diucapkan, namun berat dalam timbangan (di ak hirat) dan sangat dicintai oleh Allah SWT yang Maha Pengasih, yaitu: Sub - hanallah wa bihamdihi subhanallahil adzim’ (HR Bu kha ri dan Muslim).” Dalam hadis riwayat Abu Hu - rairah yang lain disebutkan ke uta - maan membaca kalimat ini.

“Siapa yang mengucap ‘Sub hanallah wa bihamdihi’ seratus kali dalam sehari, maka dosanya akan diampuni mes - kipun se ba nyak buih di lautan” (HR Bu khari, Muslim, Ahmad, Nasai dan Ibn Majjah). Menurut Muqorrobin, se lain diampuni dosa-dosanya, fae dah atau keutamaan mem baca tasbih dan tahmid ini juga dapat me nam - bah rezeki. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Bukhari Muslim: “Nabi Nuh AS berwasiat kepada putranya, ‘Aku berwasiat ke pa damu (agar engkau senantiasa) mengucapkan tasbih dan tah mid, karena dua kalimat itu ada lah salatnya para nabi, dan dengan kedua kalimat itu pula me re - ka dikaruniai rezeki’ (HR Muslim).”

Ucapan zikir tersebut akan se - makin utama jika dilakukan saat bu - lan Ramadan. Zikir saat bulan Ra - ma dan dapat dilak sa nakan setiap saat di bulan Ramadan. “Pada bulan Ra madan segala amal - an dapat ber li pat pa - hala dan ber - kah. Term a - suk pula me lan - tunkan zikir. Se - lain itu se buah ha - dis me nga takan bah - wa salah doa yang pa - ling mus ta jab adalah doa orang yang berpuasa ketika ber buka. Maka dari itu zikir saat bulan Ramadan me miliki keisti me waan ter sen diri,” jelasnya. Keistimewaan bulan Ra ma dan yang tidak ada di bulan-bu lan lain - nya adalah malam lailatulqadar.

Ada beberapa ayat yang menjelaskan bahwa ma lam lailatulqadar ber te - pat an pada sepertiga malam ganjil di akhir bulan Ramadan. Untuk me - nyambut malam laila tul qa dar dianjurkan untuk banyak ber doa dan berzikir. Dalam hadis dari Aisyah RA ber - kata, “Katakan padaku wa hai Ra - sulullah, apa pen da pat mu jika aku mengetahui suatu malam adalah lailatulqadar? Apa yang aku katakan di da lamnya?” Beliau menjawab, “Ka - takanlah: ‘(Allahumma innaka ‘afuw - wun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni’ ) Ya Allah se sung guhnya Eng - kau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai per min taan maaf, maafkanlah aku” (HR Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Sementara itu Wakil Ketua K o - misi VIII DPR Sodiq Mu dja hid me - nyatakan, alangkah baik nya umat Islam mengisi hari-hari pada bulan Ramadan de ngan berzikir. Zikir da - pat di la kukan dengan lisan atau pun dalam hati. Allah juga berfirman, yang ar - tinya, “Laki-laki dan pe rem puan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah me nyediakan untuk mereka am punan dan pahala yang besar” (QS Al-Ahzab: 35). “Ada beberapa keutamaan ber zi - kir seperti hati menjadi tenang dan tenteram. Semua orang mem bu tuh - kan kete na ngan batin dan untuk men da patkan ketenangan batin bu - kan lah hal yang mustahil.

Allah mengajarkan kepada kita lang kah nyata mendapatkan ke te nangan hati, yaitu dengan ber zikir. Meng - ingat Allah hati akan tenteram,” ucapnya. Seperti apa yang Allah ka - takan di dalam Alquran yang ar tinya, “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mer e - ka menjadi tenteram de ngan me ng ingat Allah. Ingat lah, hanya dengan me ngingat Allah-lah hati men jadi ten - teram” (QS Ar-Raad :28). Selain itu, sambungnya, zikir juga dapat menghapus dosa-dosa dan mengusir setan, dan menghilangkan kesedihan hati. Seperti hadis yang di sam - paikan Abu Hurairah RA, Ra - sulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengucapkan: Sub ha nallah wa Bihamdihi (Maha Suci Allah dan se ga - la puji bagi-Nya) sebanyak seratus kali, maka dihapuskan segala ke sa - lahan (dosa)-Nya walaupun se banyak buih di laut” (Muttafaq ‘alaih).

Allah SWT berfirman, “Dan jika syaitan mengganggumu de ngan sua - tu gangguan, maka mohonlah per - lindungan ke pada Allah. Se sung guh - nya Dia lah yang Maha Men de ngar lagi Maha Mengetahui” (QS: Fus hilat :36). “Bersedih (selain takut karena Allah) tidak diajarkan da lam agama. Bahkan, kita ba nyak me ne mui ayat maupun hadis yang me larang kita untuk bersedih. Dan bila kita selalu berzikir, Allah akan selalu ber sama kita,” jelasnya. “Janganlah kamu bersikap le - mah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orangorang yang pa ling tinggi (de ra - jatnya), jika kamu orang-orang yang ber iman” (QS Ali ‘Imran :139).

Mula akmal