Edisi 27-05-2019
Trump dan Abe Perkuat Kerja Sama


TOKYO –Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe memperkuat kerja sama melalui diplomasi personal kemarin.

Kedua pemimpin itu bermain golf dan menonton turnamen sumo. Trump mendapat kesempatan menyerahkan trofi untuk pemenang turnamen sumo tersebut. Pertemuan Trump dan Abe itu dibayangi perundingan dagang antarkedua negara yang berjalan sulit. Trump tidak senang dengan surplus perdagangan yang besar dengan Jepang dan mempertimbangkan menerapkan tarif pada ekspor automotif Jepang jika tidak tercapai kesepakatan dagang bilateral. Meski demikian hanya terlihat senyum kemarin saat kedua pemimpin bermain golf. Keduanya lantas didampingi istri masing-masing, Melania dan Akie, menonton pertandingan sumo di hari terakhir dari turnamen 15 hari yang dimenangi oleh bintang Jepang Asanoyama.

Trump yang menjadi presiden AS pertama yang menonton sumo di Jepang melambaikan tangan kepada penonton saat masuk lokasi turnamen Kokugikan. Trump kemudian memberikan tepuk tangan saat para penonton melambaikan tangan dan mengambil foto dengan smartphone. Tiba saat Asanoyama bertanding, Trump mengangguk saat Abe memberi penjelasan. Trump lantas menonton saat tiga pegulat sumo mengangkat kakinya dan menjatuhkannya ke tanah sebagai ritual saat masuk ke lokasi pertandingan. Trump menyerahkan piala President’s Cup kepada Asanoyama, 25. Piala itu di bagian atasnya dilengkapi patung seekor elang yang merupakan burung nasional AS.

“Untuk menghormati prestasi Anda yang menakjubkan sebagai juara sumo, saya di sini memberikan kepada Anda United States President’s Cup,” papar Trump seperti dilansir Reuters. Trump dan Abe sebelumnya bertemu di lapangan golf pinggiran kota Tokyo. Trump dan Abe tersenyum di depan para fotografer sebelum bermain golf saat suhu 30 derajat Celsius di Jepang. Kantor Abe kemudian mengunggah foto selfie yang menunjukkan Trump dan Abe tersenyum di lapangan golf. Saat itu Trump mengenakan topi merah bertulis USA. Abe menjelaskan pada postingan itu bahwa dia berharap dapat membuat aliansi Jepang-AS tak dapat digoyahkan. Meski suasana tampak akrab antara kedua pemimpin negara, perdagangan masih membayangi.

“Kemajuan besar sedang dibuat dalam negosiasi perdagangan kita dengan Jepang. Pertanian dan daging dimainkan,” tweet Trump setelah kembali ke Tokyo dari lapangan golf tempat keduanya bermain 16 lubang. “Banyak akan menunggu hingga setelah pemilu Juli di mana saya mengantisipasi angka besar,” tweet Trump. Kemudian sebelum mulai makan malam di restoran tradisional Jepang, Trump menyatakan keduanya memiliki hari yang produktif. “Perdana menteri dan saya berbicara banyak hari ini tentang perdagangan dan militer serta beragam hal lain. Saya pikir kami memiliki hari sangat produktif,” kata Trump.

Pemilu untuk majelis tinggi parlemen akan digelar pada Juli serta ada spekulasi Abe mungkin menyerukan pemilu untuk majelis rendah secara bersamaan. Daging sapi juga ada dalam menu makan siang Trump dan Abe. “Setelah bermain golf, keduanya menikmati burger keju yang dibuat dengan daging sapi asal AS,” papar pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang. Kunjungan kenegaraan Trump itu menunjukkan kuatnya hubungan AS dan Jepang. Namun ketegangan dalam isu perdagangan tetap menambah ketidakpastian. Saat pidato di depan para pemimpin bisnis, Trump menyebut adanya ketimpangan dalam perdagangan AS dan Jepang.

“Dengan kesepakatan ini, kami harap mengatasi ketidakseimbangan perdagangan, menghapus penghalang bagi ekspor AS, dan memastikan keadilan dan timbal balik dalam hubungan kita. Dan kami semakin dekat,” tutur Trump. “Baru pekan lalu, ekspor daging sapi AS mendapat akses penuh ke Jepang dan ke pasar di Jepang untuk pertama kali sejak tahun 2000. Kami menyambut dukungan Anda dalam upaya itu dan kami harap memiliki beberapa pengumuman lebih lanjut segera dan beberapa yang sangat besar dalam beberapa bulan mendatang,” ungkap Trump.

Syarifudin