Edisi 27-05-2019
Anak Panti Jadi Cerdas Memilah, Sampah pun Lebih Berkah


Abdan, 15, begitu serius mendengarkan dongeng, Sabtu (25/5) pagi. Sambil duduk bersila bersama puluhan temannya, penghuni Panti Asuhan Aria Putra Ciputat, Tangerang Selatan, dia seolah tak mau beranjak.

Cerita soal sampah dengan tokoh kera bernama Dudun yang dibawakan pendongeng pagi itu memang membuat anak-anak penghuni panti terpana. Satu jam mende nga r kan dongeng di tengah mereka menjalankan puasa Ramadan pun menjadi tak terasa. Dongeng yang diselipi pelajaran soal pentingnya membuang dan mengelola sampah memang menarik. “Kini saya menjadi lebih tahu, sampah jangan asal dibakar,” ujar Abdan, penghuni panti asal Cianjur, Jawa Barat ini. Di Pantai Asuhan Aria Putra, sampah masakan, sisa makanan atau kertas-kertas memang selama ini sudah biasa dikumpulkan. Tak mengherankan, panti yang berdiri sejak 1964 ini terlihat bersih kendati menempati lahan yang luas dan rindang.

Namun kedatangan pendongeng yang diinisiasi kelompok Bank Sampah CSJ Kluster Sudimara Jombang, Ciputat, pagi itu membuat para penghuni seperti Abdan dan pengelola panti memiliki wawasan baru. Setelah terkumpul, sampah tak lagi dibuang atau dibakar. Mereka diajari mengelola sampah dengan baik. Melalui bank sampah, barang buangan ini justru bisa menjadi berharga dan berdaya guna. “Jangan dibakar, pisahkan dan kumpulkan, nanti bisa dijual. Anak-anak juga tidak perlu repot karena pembeli sampah datang ke sini,” ujar Ismuniati, pendamping Bank Sampah Kecamatan Ciputat, yang turut menemani pendongeng bercerita. Ismuniati juga menjelaskan tentang pengelompokan sampah organik dan anor ganik.

Sampah organik seperti sisa sayuran yang dimasak pun bisa diman - faatkan untuk dijadikan pupuk cair. Pihaknya siap membantu bibit sayuran seperti kangkung atau bayam agar bisa ditanam di ling ku - ngan panti. Dengan pupuk cair buatan, tanaman sayuran itu pun bisa lebih cepat tumbuh dan panen. Pengelola panti menjadi lebih berhemat karena tak perlu lagi belanja banyak sayur. “Mulai sekarang sampah harus bisa kita selesaikan di rumah masingmasing,” terang Koordinator Silaturahmi Bank Sampah (Sibas) Ciputat ini. Ketua Bank Sampah CSJ Indah Amaliya mengatakan, kunjungannya ke Panti Asuhan Aria Putra kali ini bertujuan untuk sosialisasi pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah sejak dini.

Pemahaman soal sampah kepada anak-anak menurutnya efektif karena akan membuat kebiasaan yang baik di masa depan. Selain mengampanyekan soal sampah, Komunitas Bank Sampah CSJ juga menyerahkan bantuan empat tong sampah besar kepada pengelola panti. Bantuan lain yang diberikan dalam rangka kegiatan bakti sosial Ramadan ini adalah uang santunan anak yatim piatu, beras, Alquran, mi, dan aneka minuman. “Santunan ini juga berasal dari uang bank sampah kami dan sejumlah donatur. Ini menjadi bukti dari sampah pun bisa menjadi berkah,” terangnya.

Ketua Pengelola Panti Asuhan Aria Putra Munadi sangat berterima kasih karena mendapatkan pengetahuan baru tentang pengelolaan sampah. Selama ini, menurutnya, banyak yang datang ke panti untuk memberikan bantuan, namun belum ada yang memberi penjelasan lengkap soal bank sampah. “Bantuan tong ini juga sangat berharga karena kebetulan kami sedang membutuhkan,” jelasnya.

ABDUL HAKIM
Tangerang Selatan