Edisi 27-05-2019
Boris Johnson Diiunggulkan Jadi PM


LONDON - Kontestasi perebutan kursi Perdana Menteri (PM) Inggris menggantikan Theresa May memanas karena banyak politikus yang menyatakan ingin bertarung.

Mayoritas survei meng unggulkan Boris Johnson sebagai pendukung Britain Exit (Brexit) dan didukung penuh untuk memimpin negosiasi terhadap Uni Eropa (UE) tanpa kesepakatan. Johnson memang dikenal se bagai pendukung Brexit garis keras. Dia mengatakan Inggris ha rus siap keluar dari blok UE tanpa kesepakatan jika tidak ada kesepakatan yang mencapai konsensus. “Kita akan meninggalkan UE pada 31 Oktober, baik dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan,” ujar Johnson seperti dilansir Reuters . Penegasan serupa juga di - ungkapkan mantan menteri Brexit Dominic Raab kemarin. Dia mengumumkan keinginannya untuk maju sebagai PM Inggris. Dia menyatakan Inggris harus siap meninggalkan UE tanpa kesepakatan pada 31 Oktober mendatang.

“Jika kamu tidak ingin men - jauh dari negosiasi, itu tidak akan fokus pada pemikiran ter - hadap pihak lain,” ujar Raab kepada BBC . “Ya, jika kamu ti dak bisa menjadi kredibel di Brus - sels,” tuturnya. Meski demikian dia tetap memilih Inggris meninggalkan UE dengan kesepakatan. Tapi dia tidak ingin menunda proses perceraian Inggris dengan UE pada 31 Oktober mendatang. Dia meyakini Inggris hanya akan membayar 14 miliar poundsterling dari 39 miliar poundsterling seperti tertara pada undang-undang perpisah - an jika tidak ada kesepakatan Brexit. Kemudian Menteri Ling - kungan dan pendukung Brexit Michael Gove kemarin juga mengumumkan keinginan un - tuk maju menjadi PM. Gove men jadi anggota parlemen ke - de lapan yang menyatakan niat - nya untuk menggantikan May.

“Saya membenarkan saya akan mengajukan diri sebagai PM negara ini,” kata Gove se - perti dilansir Skye News. Dia mengaku siap mempersatukan Partai Konservatif dan me wu - judkan Brexit. “Saya siap me - mim pin negara besar ini,” tega s - nya. Keputusan Gove itu akan memperkuat pertarungan PM seperti pada 2016 ketika dia bertarung melawan Johnson. Pertarungan tersebut akan ter - ulang kembali tahun ini. Kemudian Menteri Ke uang - an Philip Hammond menga ta - kan strategi yang sangat ber - bahaya mengabaikan par le men. Dia menentang segala ke - putusan untuk membuat ke bi - jakan tanpa kesepakatan de - ngan UE. “Ini adalah demokrasi parlementer. PM yang meng - abaikan parlemen diperkirakan tidak akan bertahan lama,” jelasnya.

Sejauh ini sudah ada delapan kandidat yang mengumumkan diri akan menggantikan May. Dia akan resmi melepaskan jabatan pada 7 Mei mendatang setelah pengumuman pada Jumat lalu (24/4). Mantan pemimpin parle - men Inggris Andrea Leadsom mengumumkan pen ca lonan - nya kemarin. Sebelumnya, Men teri Luar Negeri Jeremy Hunt, Menteri Pembangunan Internasional Rory Stewart, Menteri Kesehatan Matt Han - cock, serta Menteri Tenaga Ker - ja dan Pensiunan Esther McVey akan bertarung mempere but - kan kursi PM. Semua calon ha - rus dipilih oleh 313 anggota parlemen Konservatif dan 124.000 anggota partai.

Pertarungan kini lebih meng arahkan apakah Inggris harus keluar UE tanpa ke se pa - katan atau dengan ke sepakatan pada 31 Oktober mendatang. Leadsom meng ungkapkan dia mendukung Brexit tanpa ke se - pakatan jika diperlukan. “Kamu harus siap berjalan jauh,” katanya kepada Sunday Times . Sebelumnya McVey meng - ungkapkan Inggris juga harus siap untuk tanpa kesepakatan dalam Brexit. “Tanggal 31 Ok - tober adalah tanggal kunci dan kita akan keluar,” ujarnya. Jika tidak ada kesepakatan, dia meng ungkapkan, Inggris tidak akan meminta perpanjangan. “Jika Eropa ingin men du - kung kita, pintu selalu terbuka jika mereka ingin kesepakatan yang lebih baik,” paparnya.

McVey menjelaskan dia akan menggunakan anggaran ban - tuan internasional Inggris un - tuk meningkatkan dana pen - didikan, kepolisian, dan trans - portasi. Aapun kandidat lain me - nekankan perlunya keputusan untuk mencapai negosiasi Brexit melalui parlemen. Hunt mengatakan kepada Sunday Times bahwa dia memiliki pe - ngalaman untuk meng aman - kan sebuah kesepakatan. “Mewu judkan kesepakatan adalah keahlian saya,” ujarnya. Kemudian kritik langsung kepada Boris Johnson yang ti - dak ingin membangun ke se pa - katan dengan UE, Stewart meng ungkapkan dirinya tidak akan menjadi menteri dengan orang yang mendorong nego - siasi Brexit tanpa kesepakatan. Ka lau Hancocok mengung kap - kan, pengganti May mem - butuhkan proses membangun kesepakatan dengan parlemen.

Buruh Dukung Referendum Kedua

Pemimpin Partai Buruh Tom Watson mengatakan bahwa par tainya harus mendukung referendum kedua atau re ferendum ulang Brexit. “Kita ha - rus mencari suara kita, lakukan secara cepat,” ujarnya. Ditanya tentang rencana Par - tai Buruh, politikus senior John McDonnel mengung kap kan ne - gara ini menghadapi upaya peng - ambil-alihan oleh para pen du - kung Brexit garis keras. “Saya pikir tanggung ja wab partai opo sisi adalah ber sama dengan anggota parlemen Konservatif untuk menghadapi Brexit tanpa kesepakatan,” ujar McDonnel.

Dia meng ung kap kan kembali ke - pada suara rakyat. May mengumumkan pe - ngun duran Jumat lalu karena gagal mewujudkan Brexit. Tapi, itu justru memberikan peluang munculnya pemimpin yang ti - dak mau berkompromi dengan parlemen seperti Johnson. Itu juga memicu ketegangan baru dengan parlemen yang bisa memicu pemilu parlemen. May sendiri telah gagal meng - hadirkan tiga ke se pa katan per ce - raian dengan UE me lalui par le men karena per pe cahan yang dalam dengan Par tai Konservatif dan UE. Itu mengakibatkan tang gal per ce - raian yang seharusnya 29 Maret harus diperpanjang hingga 31 Oktober. Partai Buruh menyerukan pemilu secepatnya setelah pe - ngunduran diri May.

Mereka juga akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap pe me rintah. Kemudian mereka akan men du - kung referendum ke dua.”Meng - hadapi situasi (ta n pa ke se pa - katan), saya pikir ada mayoritas di parlemen se hing ga meng ha - dirkan pemungutan suara publik dan pemilu,” kata McDonnel.

Andika hendra m