Edisi 27-05-2019
BTN-BP Tapera Siap Berkolaborasi Biayai Perumahan MBR


JAKARTA –PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) siap berkolaborasi untuk membiayai perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Direktur Utama BTN Mar - yo no mengatakan, sinergi an - tara perseroan dan BP Tapera sa ngat penting mengingat dua ins titusi ini merupakan agen pe merintah atau kepanjangan pe merintah dalam menyuk ses - kan program Satu Juta Rumah. Apalagi, fokus BTN dan BP Ta pe - ra juga sama yakni bisa me wu - judkan hunian layak bagi MBR. Maryono menjelaskan, un - tuk mencapai hal tersebut, per - seroan telah menggelar ber - bagai langkah strategis untuk mengembangkan kapasitas bisnisnya. Saat ini perseroan te - ngah berupaya merampungkan aksi akuisisi perusahaan ma na - jer investasi dan meracik skema pembiayaan perumahan yang baru guna menjangkau se ma - kin banyak masyarakat me mi - liki rumah.

“Menjadi mitra BP Tapera sejalan dengan upaya kami te - rus mendukung kesuksesan pro gram Satu Juta Rumah. Ka - mi akan terus berinovasi guna menjangkau semakin banyak masyarakat Indonesia memiliki hunian yang terjangkau,” ujar Maryono dalam buka puasa ber - sama media di Jakarta kemarin. Menurut Maryono, BTN telah melakukan berbagai ino - vasi dan sinergi di segmen kre - dit pemilikan rumah (KPR) bagi kelompok MBR. Di segmen KPR Subsidi misalnya, perseroan aktif bersinergi dengan ber ba - gai pihak guna penyaluran kre - dit yang lebih luas. Perseroan pun menciptakan produk KPR mikro untuk menyasar MBR informal seperti tukang ojek online dan tukang bakso untuk memiliki rumah.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, bank spes ia lis kredit perumahan ini men ca - tatkan pertumbuhan pesat di segmen KPR subsidi. Catatan keuangan perseroan me nun juk - kan dalam lima tahun ter akhir, BTN mencatatkan per tum buh - an KPR subsidi sebesar 29,85% mulai Desember 2014 hingga Desember 2018. Per Ma ret 2019 emiten bersandi sa ham BBTN ini juga masih me nempati posisi wahid di pasar KPR subsidi de - ngan pangsa se besar 92,96%. BTN juga telah menggelar perjanjian pembelian saham bersyarat (conditional shares purchase agreement/CSPA) untuk membeli saham PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM).

Hing - ga kini Bank BTN telah ber ko - mitmen membeli 30% saham per usahaan manajer investasi tersebut. Ke depan perseroan juga bakal menambah kepe mi - likan saham hingga 85%. “Pem - belian saham manajer investasi ini kami lakukan untuk me mak - simalkan pengelolaan dana jangka panjang seperti dana Ta - pera, sekaligus untuk me ning - katkan kinerja bisnis BTN,” tam bah Maryono. Per April 2019, Bank BTN men catatkan pertumbuhan po - sitif pada penyaluran KPR dan berada di atas rata-rata industri perbankan nasional. Catatan keuangan perseroan merekam KPR Bank BTN tumbuh sebesar 22,29% secara tahunan (year-onyear/ yoy) dari Rp150,9 tri liun pada April 2018 menjadi Rp184,53 triliun.

Adapun dari data Bank Indonesia me nun juk - kan per Maret 2019, KPR se cara nasional hanya tumbuh se be sar 13,2% yoy, turun dari 13,7% yoy pada bulan sebelum nya. Pertumbuhan pesat KPR di Bank BTN disumbang laju KPR subsidi yang naik 29,37% yoy dari Rp80,49 triliun pada April 2018 menjadi Rp104,13 triliun di periode yang sama tahun ini. KPR nonsubsidi juga men ca tat - kan pertumbuhan positif se be - sar 14,19% yoy menjadi Rp80,4 tri liun pada April 2019 dari Rp70,41 triliun. Sementara itu, Deputi Ko - misioner BP Tapera Bidang Pe - manfaatan Ariev Baginda Si re - gar mengatakan siap ber ko la - borasi dengan BTN. Apalagi, BTN mempunyai fokus bisnis mem biayai perumahan MBR.

Menurut Ariev, kehadiran BP Tapera ditujukan agar kebu tuh - an kalangan MBR akan pe ru ma - han dapat dipenuhi. Se lain itu, kehadiran BP Tapera juga ber - tujuan untuk me nye dia kan dana murah jangka pan jang. Dana tersebut akan di sa lurkan untuk pembiayaan pe ru mah an yang berkesi nam b u ngan. “Peserta BP Tapera yang ter - golong sebagai masyarakat ber - penghasilan rendah dapat mem - peroleh manfaat untuk pem be - lian rumah, perbaikan rumah, atau membangun rumah me la - lui KPR dengan bunga rendah yang disalurkan oleh institusi keuangan yang bekerja sama dengan kami,” jelas Ariev.

Saat ini Ariev menjelaskan BP Tapera tengah merancang fon - dasi mulai dari SDM, keuangan, lo gis tik, hingga rencana strat e - gis da lam lima tahun pertama. Nanti ka la ngan masyarakat yang di targetkan menjadi pe ser - ta Ta pe ra yakni para pekerja asing, pe ker ja swasta, pekerja mandiri, pe gawai badan usaha milik negara (BUMN)/badan usa ha milik dae rah (BUMD), apa ratur sipil ne gara (ASN), Ten - tara Nasional Indonesia (TNI), atau Kepolisian Republik In do - nesia (Polri). Menurut Ariev, per April 2019, BP Tapera telah memiliki dana senilai Rp10,4 triliun.

Dana tersebut berasal dari Ta - perum-PNS yang akan di perun - tukkan bagi pemupukan, pe - man faatan dan dana cadangan bagi peserta yang pensiun. “Ke depannya dana tersebut akan terus meningkat. Kami mem - pro yeksikan potensi peserta Tapera akan mencapai 139 juta orang pada 2024,” kata Ariev.

Rakhmat baihaqi