Edisi 27-05-2019
Geo Dipa Garap Tiga Proyek PLTP


JAKARTA – PT Geo Dipa Energy, perusahaan energi khusus panas bumi di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan fokus melakukan penyelesaian tiga proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PTLP).

Perseroan men dapatkan suntikan dana se nilai USD320 juta. Geo Dipa menyelesaikan ti ga pro yek dengan suntikan da na da ri Asian Development Bank (ADB) dan PT Sarana Mul ti In - fra struktur (SMI). ADB memberi kan kucuran dana se be sar USD300 juta dan SMI be ren cana memberikan kucuran USD20 juta. Direktur Utama Geo Dipa, Ri - ki Firmandha Ibrahim me nga - takan dana dari ADB akan di - gunakan perusahaan untuk me - nyelesaikan proyek PLTP Dieng dan PLTP Patuha tahap II. Proyek ini merupakan pengem bangan dari PLTP yang sudah ada se belumnya. “Iya kami se dang sele sai - kan itu proyek ta hap II. Kan ke ma - rin sudah ground break ing,” ujar Ibrahim di Jakarta, ke marin.

Ibrahim juga menjelaskan ha rapannya kedua proyek ini bisa selesai tepat waktu. Ren ca - na nya pengembangan proyek PLTP tahap II ini akan selesai pa - da 2023 mendatang. “Pem - bang kit berkapasitas masingmasing 60 MWe ini diharapkan mampu meningkatkan kapa si - tas PLTP yang dioperasikan per - seroan hingga 270 Mwe di 2023 mendatang,” ujar Ibrahim. Sedangkan satu proyek lagi merupakan proyek kecil dengan kapasitas 10 MW. Untuk proyek ini, Geo Dipa mendapatkan sun tikan dana dari PT. SMI se - be sar USD20 juta. Saat ini, ke - dua pihak sedang melakukan fi - nancial closing.

Direktur Keuangan Geo Di - pa, M. Ikbal Nur menjelaskan bah wa PT SMI memberikan pla - fon pinjaman sebesar USD19 juta hingga USD20 juta untuk menyelesaikan proyek small scale PLTP tersebut. Namun, ni - lai proyek sesungguhnya baru akan keluar secara pasti dua pe - kan setelah Lebaran. “Angka pro yek itu baru akan keluar dua pe kan setelah le bar an. Nanti ba - ru ketahuan. Saat ini kami se - dang proses lelang EPC,” ujar Ikbal di lokasi yang sama. Ikbal menjelaskan jika ditak - sir secara kasar, untuk mem bu - at proyek small scale tersebut per usahaan membutuhkan da - na sekitar USD22 juta hingga USD23 juta. Kekurangan dari pinjaman akan menggunakan kas internal perusahaan.

Proyek small scale ini bah - kan kata Ibrahim akan lebih du - lu jadi ketimbang dua proyek pe - ngembangan. Sebab, saat Juli nanti Geo Dipa dan SMI akan me lakukan pencairan dana, dan proses pembangunan bisa se gera dimulai. “Pembangunan pa ling cepat 18 bulan sudah se - le sai. Jadi tar get kami 2020 su - dah ber ope ra si. Nanti Juli ini su - dah mulai kami lakukan pem ba - ngunan fisiknya,” ujar Ibrahim.

Nanang wijayanto