Edisi 27-05-2019
Final Sempurna Muenchen


BERLIN– Raja kompetisi domestik pantas disandang Bayern Muenchen. Dominasi Die Roten di Jerman semakin kuat dengan menjuarai DFB Pokal setelah mengalahkan RB Leipzig 3-0 di Olympiastadion, Berlin, Minggu (26/5).

Gol Robert Lewandowski (29, 85) dan Kingsley Coman (78) me - mastikan Muenchen men jua rai DFB Pokal untuk ke-19 kali dan menjadi pengoleksi ge lar terbanyak. Mereka sudah me - rajai edisi 1957, 1966, 1967, 1969, 1971, 1982, 1984, 1986, 1998, 2000, 2003, 2005, 2006, 2008, 2010, 2013, 2014, 2016, dan 2019. Sukses melumat Leipzig juga berujung double winners ke-12 sepanjang sejarah Muenchen atau yang ketiga dalam enam mu sim terakhir. Torehan sen sasional FC Hollywood menjadi bukti kualitas yang dimiliki Pelatih Niko Kovac. Maklum, Kovac sempat di sorot lantaran pasukannya sem pat tertinggal cukup jauh dari Borussia Dortmund dalam perburuan gelar Bundesliga.

Namun, semua keraguan itu hilang lantaran Muenchen ber hasil bangkit dan menjadi juara. Kovac bahkan sukses me norehkan rekor sebagai orang pertama yang sukses meraih gelar ganda di Jerman, yakni me menang kan Bundesliga dan DFB Pokal sebagai pemain (2003) dan pelatih (2019). Ini juga trofi Copa del Rey kedua nya secara be - runtun di mana musim lalu jua ra bersama Eintracht Frankfurt. Meski demikian, juru taktik asal Kroasia tersebut tetap mem - bumi. Kovac mengatakan suk ses Muenchen meraih double winners karena kerja keras para pemainnya. Khusus di final, dia memuji Manuel Neuer yang tampil gemilang menghalau peluang Leipzig lewat Yussuf Poulsen, Emil Forsberg, dan Timo Werner.

Keberhasilan Neuer mela ku - kan clean sheet begitu luar biasa mengingat dia baru kembali tam - pil setelah absen enam per - tandingan akibat cedera otot. Ini kedua kali dia bisa mencegah lawan mencetak gol dari tiga laga DFB-Pokal yang diikutinya musim ini. “Jelas saya senang. Leipzig membuat hidup sangat sulit bagi kami dan tidak memberi kami banyak peluang. Saat babak pertama usai, kami baru menemukan solusi yang lebih baik. Saya ingin memberi se la - mat kepada Neuer. Penam pilan - nya begitu sensasional,” kata Kovac, dilansir Bundesliga . Kepercayaan yang diberikan Kovac membuat Neuer ter mo - tivasi untuk memberikan yang terbaik saat menghadapi Leip zig.

Kiper berusia 33 tahun itu pun mengomentari dua rekan nya, Arjen Robben Franck Ri be ry, yang melakoni laga ter akhir bersama Muenchen. Robben masuk di menit ke-73 meng - gantikan Serge Gnabry, se dang - kan Ribery mengambil alih tempat Coman pada menit ke- 86. “Saya sangat termotivasi un - tuk kembali bermain. Saya bisa fit tepat pada waktu untuk final. Ini adalah final yang ba gus. Robben dan Ribery telah menjadi pemain penting Muen chen selama bertahun-tahun. Tanpa mereka, kami tidak akan mampu memenangkan gelar, ter masuk DFB Pokal ini,” ungkap Neuer. Di sisi lain, catatan buruk Leipzig berlanjut.

Akibat kekalahan ini, Die Bullen tidak mampu meraih kemenangan dalam empat laga terakhir di semua kompetisi. Mereka juga harus menerima kenyataan gagal meraih gelar DFB Pokal pertamanya. Kekecewaan begitu dirasa kan Pelatih Ralf Rangnick. Dia menganggap Leipzig sejatinya menampilkan permainan yang bagus. Hanya, para pemainnya cukup lemah saat meng kreasi - kan peluang dan lengah di me nitmenit awal babak pertama.

“Kami sangat kecewa karena seharusnya tidak kehilangan permainan. Kami adalah tim yang dominan dalam 30 menit pertama. Tapi, tidak dapat mencetak gol. Kami kemudian kebobolan gol dan kami sedikit menurun. Kami menciptakan tiga peluang yang jelas. Namun, kami tidak menjadikannya gol dan itu membuat segalanya menjadi sulit melawan Muenchen,” ujar Rangnick.

Alimansyah