Edisi 27-05-2019
Sejarah Baru Raptors


TORONTO– Sejarah baru berhasil ditorehkan Toronto Raptors. Sejak Kompetisi NBA resmi digelar pada 1 November 1946, baru musim ini Raptors berhasil lolos ke final.

Kepastian itu seusai merebut kemenangan keempat pada gamekeenam final Wilayah Timur atas Milwaukee Bucks 100-94 di Scotiabank Arena, kemarin. Pada gamekeenam ini, langkah Raptors untuk menyudahi perlawanan Bucks sebenarnya tidak mudah. Tim asal Kanada ini sempat tertinggal 15 poin dari Bucks pada paruh pertama. Namun, Raptors lantas bangkit di paruh kedua dan memang - kas keunggulan tersebut di setiap kuarter. Hasilnya, Raptors menutup gamedengan kemenangan 100-94 dan menyudahi pertarungan dengan skor 4-2. Kawhi Leonard lagi-lagi menjadi bintang kemenangan Raptors di laga ini.

Peraih MVP NBA Finals 2014 itu menciptakan double-double27 poin dan 17 rebound.Menariknya, catatan 17 reboundyang dilakukannya itu merupakan yang tertinggi sepanjang kariernya di babak playoff. Namun, dia hanya merasa senang bisa memberikan hasil terbaik untuk timnya. “Ini luar biasa. Saya bekerja keras untuk mencapai titik ini dengan musim yang saya miliki tahun lalu. Saya selalu bertaruh pada diri saya sendiri dan mengetahui apa yang saya rasakan serta apa yang tepat untuk saya yang akhirnya datang ke sini dengan pemain hebat di tim ini. Saya berjuang bersama mereka setiap hari,” ucap Leonard, dilansir ESPN. Pasalnya, Leonard tidak sendirian dalam mendulang poin di gametersebut.

Pascal Siakam berhasil menyusul dengan 18 poin. Sementara Kyle Lowry juga bermain gemilang dengan mengemas 17 poin, 5 rebound,plus 8 assist. Sementara Fred vanVleet yang memulai gamedari bangku cadangan melengkapi daftar dengan catatan 14 poin. Hasil ini membawa Raptors untuk pertama kali dalam sejarah tim dan NBA berhasil menjadi juara Wilayah Timur dan lolos ke final NBA. Dalam perjalananperjalanan sebelumnya, pencapaian terbaik Raptors adalah final wilayah pada 2016. Ketika itu, mereka kalah 2-4 dari Cleveland Cavaliers yang keluar sebagai juara NBA.

Hasil ini juga membuat Raptors menyamai pencapaian Oklahoma City Thunder. Keduanya sama-sama menjadi tim yang mampu memenangkan final Wilayah setelah tertinggal (0-2). Ketika itu, Thunder melakukan hal tersebut saat membalikkan keadaan atas San Antonio Spurs pada 2012 lalu dan mengakhiri pertarungan dengan skor 4-2. Pada laga final, Raptors sudah dinanti juara Wilayah Barat sekaligus juara NBA di dua musim beruntun, sekaligus tim yang selalu lolos ke final dalam lima musim terakhir, Golden State Warriors. Di partai final nanti, Raptors akan mendapatkan keuntungan pada gamepertama akan bermain di kandangnya, Scotiabank Arena, Jumat (1/6).

Rekor pertemuan kedua tim di musim reguler berpihak kepada Raptors yang selalu menang dalam dua game. Sementara itu, Pelatih Bucks Mike Budenholzer tampak terkejut timnya harus terhenti dalam perburuan gelar NBA musim ini. Padahal, Bucks merupakan tim yang memiliki rekor paling mengesankan selama babak reguler (60-22). Namun, usahanya itu ternyata tak berlanjut di playoff. Kegagalan ini sekaligus membuatnya gagal mencapai final NBA untuk pertama kali sejak terakhir terjadi pada 1974.

“Saat musim mulai berjalan, saya mulai merasa ini sangat istimewa karena dapat melakukan hal-hal khusus, termasuk melewati malam ini dengan baik, tapi itu tidak terjadi,” ucap Budenholzer.

Raikhul amar