Edisi 27-05-2019
Jelang Idul Fitri, Penjualan Mobil Bekas Melonjak 37%


MENJELANG Hari Raya Idul Fitri 1440 H, platform penjualan mobil bekas, Carsome, mencatat adanya lonjakan kenaikan penjualan mobil bekas sebesar 37% pada periode Januari-Mei berjalan.

Tren ini diprediksi terus meningkat sampai awal Juni 2019 menjelang Idul Fitri. Andreas Djingga, Country Manager Carsome Indonesia, mengatakan bahwa lonjakan ini sesuai dengan prediksi perusahaan yang sejalan dengan prediksi Gaikindo sebagai induk industri automotif nasional, di mana Gaikindo pada awal tahun telah memprediksi kenaikan signifikan pada transaksi mobil bekas nasional. “Ini sesuai perkiraan industri juga bahwa 2019 ini pasar mobil bekas cukup prospektif. Perusahaan pun telah menyambut dengan baik peluang peningkatan aktivitas pasar ini,” ungkap Andreas.

Berdasarkan pengamatan di Carsome, ada beberapa alasan khusus orang menjual mobil mereka menjelang Idul Fitri. Beberapa alasan yang sering muncul seperti ingin mendapatkan harga pasaran yang lebih baik pada momen menjelang Idul Fitri, adanya kebutuhan uang tunai untuk berbagai keperluan, dan rencana mengganti mobil mereka. “Banyaknya kebutuhan konsumsi pada periode ini mendorong orang menjual mobil mereka, baik untuk dialihkan ke kebutuhan lainnya ataupun upgrade mobil,” ucap Andreas. Andreas mengatakan bahwa di Carsome, tren peningkatan transaksi ini terjadi setiap tahun selama tiga tahun Carsome beroperasi di Indonesia. Banyaknya orang menjual mobil juga memang didasari pada rata-rata kenaikan harga mobil pada periode menjelang Idul Fitri.

“Biasanya harga mobil bekas bisa naik rata-rata 5% dibanding periode lainnya. Permintaan pasar yang naik membuat harga jual mobil juga naik,” kata dia.

Wahyu sibarani