Edisi 12-06-2019
25 Emiten Baru Siap Listing di BEI


JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis akan ada tambahan 38 emiten baru tahun 2019 ini.

Setidaknya dari 38 perusahaan tersebut, se ba - nyak 13 emiten sudah listing dan 25 masih dalam proses. Direktur Penilaian Peru sa - ha an BEI I Gede Nyoman Yetna Setya mengatakan, pihaknya meyakini 25 calon emiten ter - se but akan melantai di bursa pa da semester dua tahun ini.

Sebab dokumen yang disam - pai kan pada otoritas bursa su - dah lengkap. “Kita yakin 25 pe - ru sahaan ini masuk semua. Do kumen yang masuk sudah cu kup lengkap. Ada beberapa dokumen sedang diperbaiki dan sudah diperbaiki,” ujar Nyoman di Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan, pihaknya terus berupaya mendorong agar lebih banyak calon emiten baru mencari pendanaan di pa - sar modal. Kondisi indeks har - ga saham gabungan (IHSG) yang sedang meningkat me ru - pa kan momentum yang tepat ba gi calon emiten untuk me - lan tai.

“Karena kondisi pasar saat ini sedang mendukung,” katanya. Menurutnya, tahun politik tidak memberikan dampak ne ga tif pada rencana calon emiten untuk melantai. Ba gi - nya, bila perusahaan belum me lengkapi dokumen-do ku - men, maka ada tim penilai me - nyampaikan informasi yang di butuhkan.

“Ada beberapa do kumen yang belum masuk. Kami tunggu dukungan dari underwriter dan entrepreneur untuk menyampaikan do ku - men. Ini sebenarnya kami pan - tau. Jumlah yang saya sam pai - kan adalah dokumen peru sa - ha an yang sudah masuk dan di - evaluasi, jadi sudah pasti,” katanya.

Seperti diketahui, Bursa Efek Indonesia (BEI) memasang target pencatatan saham 75 emiten baru hingga akhir tahun. Emiten terbaru adalah PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) resmi melantai.

Perusahaan yang mempunyai ho tel di Majalengka, Jawa Ba - rat, ini menjadi emiten ke-13 yang go public tahun ini. Pada pencatatan perdana ini, saham Fitra Hotel naik 69,61% ke level Rp173. Hal ini membuat harga sahamnya me nyentuh batas auto reject atas (ARA) sehingga transaksi per dagangan dihentikan.

Direktur Utama Fitra Ho - tel, Joni Rizal mengatakan, per seroan menawarkan sa - ham perdana 220 juta lembar. Jumlah tersebut setara 36,67% dari modal disetor pe - ru sahaan. Harga IPO saham ini Rp102 per lembar naik dari nilai nominal Rp100 setelah mengalami kelebihan per min - ta an (oversubscribed ).

“Dengan memper tim bang - kan hasil bookbuilding yang te - lah dilakukan oleh penjamin emisi, dengan melakukan ke - giat an penjajakan kepada para investor, maka ditetapkan harga penawaran Rp102 per saham,” ujar Rizal.

Rizal menjelaskan, pihak - nya menghimpun dana segar dari para investor sebanyak Rp22,40 miliar setelah me le - pas saham. Dana IPO itu ren ca - nanya 49% digunakan untuk membeli tanah seluas 2.320 meter melalui anak usaha, PT Bumi Majalengka Permai.

Di atas tanah itu akan dibangun Convention Hall pada Juli 2019 dan ditargetkan ber ope - ra si empat bulan sesudahnya. Rizal menambahkan, dana pembangunan Convention Hall ini menggunakan 30% dari dana IPO.

Sisanya sekitar 21% digunakan sebagai modal kerja. Selain menawarkan saham perdana, Hotel Fitra juga menerbitkan 132 juta Waran Seri I atau 34,73% dari jumlah sa ham.

hafid fuad