Edisi 12-06-2019
Laba Bersih Darya-Varia Melonjak 23,7%


JAKARTA - PT Darya-Varia Laboratoria Tbk pada 2018 mencetak laba bersih Rp200,7 miliar atau melonjak 23,7% dibanding tahun 2017.

Peningkatan laba bersih antara lain ditopang kenaikan penjualan bersih sebesar 8% menjadi Rp1,70 triliun pada 2018 dibanding tahun sebelum - nya sebesar Rp1,57 triliun. “Ke depan perseroan akan selalu berusaha meningkatkan laba bersih, paling tidak lebih tinggi dari bunga bank.

Kalau rata-rata bunga bank itu sekarang 6%, kami akan berusaha menaikkan laba bersih lebih dari itu. Kami akan coba yang terbaik untuk persentase kenaikan laba bersih di 2019,” ujar Presiden Direktur Darya-Varia Laboratoria Marlia Hayati Goestam dalam paparan publik Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, kemarin.

Menurut Marlia, perseroan berhasil membukukan kenaikan penjualan bersih sebesar 8% yang sebagian besar ditopang oleh pertumbuhan pada segmen bisnis obat resep sebesar 8% dan pertumbuhan segmen bisnis ekspor dan toll manufacturing sebesar 41,7%.

Selama empat tahun terakhir, kata dia, perseroan berhasil mempertahankan momentum pertumbuhannya di sejumlah indikator kinerja utama bisnisnya.

“Untuk laju pertumbuhan majemuk tahunan dua digit pada penjualan bersih sebesar 11,4%, pendapatan operasional sebesar 29,4%, dan laba bersih sebesar 25,2%,” katanya. Pencapaian tersebut merupakan hasil dari upaya dan strategi bisnis yang tepat.

Salah satu upaya yang dilakukan perseroan adalah memperkuat jaringan produknya di antaranya dengan meluncurkan produkproduk baru, baik di segmen obat resep maupun segmen obat bebas (bisnis consumer health) dan melakukan inisiatif dalam menghasilkan produk-produk yang lebih kompetitif.

“Perseroan juga mendorong investasi di bidang R&D, tenaga kerja, dan fasilitas produksi,” katanya. Direktur Keuangan Darya- Varia Laboratoria Andre Rajagukguk menambahkan, untuk menunjang pertumbuhan bisnis ke depan, perseroan pada 2019 menganggarkan belanja modal (capital expendi ture/ capex ) sebesar Rp50 miliar.

“Dari jumlah itu, capex yang sudah terserap pada kuartal I/2019 sebagian besar untuk ekspansi kapasitas,” ujarnya. Menurut Andre, perseroan menggunakan kas internal untuk pembiayaan capex 2019.

Kas perseroan masih mencukupi untuk membiayai capex tahun ini. Pertumbuhan kinerja keuangan perseroan yang solid juga terus berlanjut pada kuartal I/2019.

Darya-Varia Laboratoria membukukan kenaikan penjualan bersih Rp482 miliar, tumbuh 12% pada kuartal I/ 2019 dibandingkan pencapaian pada periode sama tahun lalu.

Di tengah dinamika dan tantangan industri farmasi pada 2019, perseroan mempersiapkan strategi baru untuk memperkuat posisi merek produk-produknya serta menjalankan program secara optimal.

sudarsono