Edisi 12-06-2019
kisah Dua penalti di Santiago bernabeu


MADRID– Dua dari tiga gol Spanyol ke gawang Swedia di pertandingan ketiga penyisihan Grup F Kualifikasi Piala Eropa 2020 berasal dari titik penalti.

Dalam momen ini, ada dua pemain yang menjadi fokus pembicaraan: Sergio Ramos dan Alvaro Morata. Ramos menjadi eksekutor penalti pertama saat Sebastian Larsson dianggap menahan bola dengan tangan pada menit ke-64.

Ramos kemudian mengambil bola dan mengeksekusi penalti dengan jitu. Tendangan kaki kanannya ke sisi kiri tidak bisa dibaca dengan baik penjaga gawang Swedia Robin Olsen.

Menurut statistik yang diungkap Squawka, gol dari titik putih tersebut merupakan penalti ke-11 Ramos dari 11 kesempatan sepanjang musim ini untuk klub dan timnas. Penalti kedua terjadi pada menit ke-85 saat Morata dijatuhkan di kotak penalti.

Morata masuk pada babak kedua menggantikan Marco Assensio pada menit ke-64. Sebelum eksekusi tersebut, dalam satu momen Ramos memegang bola, tapi kemudian memberikan kepada pemain Atletico Madrid tersebut.

Media menyebut, apa yang dilakukan Ramos adalah bentuk leadershipuntuk menghidupkan kepercayaan diri Morata. Menurut Ramos, ukuran kualitas striker ditentukan dari gol. “Striker hidup untuk gol dan Morata adalah pembunuh.

Setelah eksekusi pertama, lebih baik memberikan kepada rekan satu tim untuk mengembalikan moodterbaiknya dan mencetak gol,” ungkap Ramos, dikutip Marca. Morata juga mengaku tak meminta kepada bek Real Madrid tersebut agar memberikan bola kepadanya.

“Itu keputusannya. Saya tidak bertanya kepadanya karena dia selalu ingin mencetak gol,” kata Morata, setelah pertandingan. Penyerang berusia 28 tahun itu memberikan apresiasi atas apa yang dilakukan Ramos.

“Itu adalah sikap yang sangat baik bahwa saya akan selalu berterima kasih kepadanya. Mendapatkan kepercayaan tanpa meminta jelas menjadi kebanggaan tersendiri,” ucapnya. Penampilan Morata musim ini tidak bisa dibilang memuaskan.

Meski sudah kembali ke Madrid bersama Atletico dengan status pinjaman dari Chelsea, penampilannya tak kunjung memuaskan. Dia masih harus bersaing dengan Diego Costa dan Antoine Griezmann untuk bisa mendapatkan posisi utama.

Meski begitu, dia masih beruntung masuk daftar panggil skuad timnas Spanyol di babak kualifikasi. Sejauh ini dia sudah mencetak tiga gol dari empat pertandingan yang dijalani. Selain satu gol ke gawang Swedia, mantan pemain Madrid dan Juventus tersebut sudah mengoleksi dua gol saat laga melawan Malta.

ma’ruf


Berita Lainnya...