Edisi 12-06-2019
Mercedes Berharap Ferrari Tak Ajukan Banding


MONTREAL– Ferrari bersumpah akan mengajukan banding terhadap hukuman lima detik yang diterima pembalapnya, Sebastian Vettel, di GP Kanada, akhir pekan lalu.

Namun, Mercedes berharap Ferrari bisa menerima kepu tus an dari penga was balapan (race director) itu. Keputusan stewardmemberi kan penalti kepada Vettel karena dianggap membahayakan rivalnya, Lewis Hamilton, di tikungan 3-4 pada lap ke-48.

Ketika itu, pembalap asal Jer - man ini sempat ke rumput sebelum kembali ke lintasan dengan mendadak dan hampir membuat Hamilton menabrak tembok pembatas. Beruntung, juara dunia ber - tahan F1 itu langsung mem per - lambat laju mobilnya.

Meski begitu, Vettel mam pu mempertahankan posisi nya hingga menyentuh garis finis di depan. Tapi, dia tetap harus berada di podium kedua karena masalah tersebut. Pem balap berusia 31 tahun itu pun bersikukuh bahwa kemenangannya telah dirampok.

Jelas, tim asal Italia itu mengaku kecewa dengan keputusan dari pengawas balapan tersebut. Bos Mercedes Toto Wolff berharap Ferrari bisa menerima keputusan dari race director yang memberi penalti ke pa da Vettel.

Dia mengakui ke pu - tus an seperti itu terkadang me - mang bertentangan de ngan apa yang diinginkannya. Tapi, Wolff menghormati kenyataan yang telah terjadi, meski orang tidak akan setuju, seperti Ferrari yang berniat mengajukan banding. “Para stewardtelah melihat insiden Vettel dengan Hamilton.

Saya pikir itu perlu dihormati,” ucap Wolff, dilansir thecheckeredflag. “Terkadang keputusan bertentangan dengan Anda dan terkadang mendukung Anda. Keputusan ini ti dak pernah hitam dan putih. Semua orang memiliki penda pat berbeda.

Tapi, tentu saja saya tetap menghormatinya,” ujarnya. Terlepas dari keributan seputar penalti dan implikasi - nya, Wolff mengakui GP Ka na da merupakan akhir pekan ter sulit bagi Mercedes pada For mula One (F1) 2019.

Dia menilai pembalapnya, Hamilton dan Valtteri Bottas, yang menyelesaikan balapan di posisi keempat tidak mendapatkan balapan dengan baik. Jelas, ini menunjukkan bahwa timnya butuh peningkatan untuk balapan berikutnya.

“Kami memiliki akhir pe kan yang sulit tahun ini. Kami harus mengatasi beberapa tan tangan akhir pekan ini seperti masalah tekanan bahan bakar pada mobil Bottas saat latihan dan kebocoran hidrolik pada mo bil Hamilton ketika pagi se belum balapan yang mengha ruskan pembangunan hampir seluruh mobil,” ucap Wolff.

Sementara bos Ferrari Mattia Binotto sedikit kecewa karena Vettel pantas menjadi pemenang di Sirkuit Gilles Villeneuve itu. Mereka pun me - miliki kesempatan untuk mengajukan banding kepada FIA atas ketidakadilan dari hasil balapan tersebut.

Di bawah peraturan olahraga ini, tim berlambang kuda jingkrak itu memiliki waktu hingga Kamis (13/6) untuk mengum pulkan bukti lebih lanjut agar bisa mengajukan banding. “Itu bukan urusan kami untuk memutuskan (hukum an) dalam olahraga ini.

Tapi, jika Anda melihat kerumunan, semua orang tampaknya percaya bahwa itu salah. Tidak ada yang bisa dilakukan Vettel dalam situasi itu. Saya tidak berpikir dia punya niat buruk da lam apa yang dia lakukan sama sekali,” ungkapnya.

raikhul amar


Berita Lainnya...