Edisi 12-06-2019
Rapikan Rumah Setelah Lebaran


BERKUMPUL saat hari raya menjadi kebahagiaan yang paling ditunggu keluarga.

Apalagi jika rumah Anda dijadikan “markas besar” sanak famili. Kondisi rumah yang berantakan, dan noda makanan yang tercecer bisa saja menempel di lantai maupun dinding.

Bisa juga beberapa aksesori rumah yang berpindah tempat atau bahkan pecah dan rusak karena ulah anak-anak. Pasca-Lebaran sisa perayaan pasti belum bersih sempurna, terlebih sang asisten yang masih belum kembali dari kampung halaman.

Beres-beres pun bisa Anda lakukan sendiri bersama anggota keluarga yang lain. Itu karena tidak semua area memungkinkan untuk dibersihkan serentak. Anda bisa memilih ruang-ruang utama terlebih dahulu. Misalnya, ruang tamu, ruang makan, dan ruang keluarga.

“Biasanya membersihkan ruang tersebut hanya meninggalkan sisa-sisa kerusakan yang tidak terlalu parah dibandingkan dapur. Untuk memper - mudah itu, kita bisa membersihkan mulai dari dinding dengan mengecat maupun wallpaper , mengelap furnitur, seperti sofa dan kursi, dan permukaan lantai seperti lantai keramik dan karpet,” kata desainer interior Rina Renvil.

Dinding kotor pasca-Lebaran umumnya berasal dari sisa-sisa makanan anak-anak seperti es krim, cokelat, kue, dan lain-lainnya. Anak yang aktif dan selayaknya anak-anak kerap membersihkan sisa makanan di tangan dengan menempelkannya di dinding.

Untuk membersihkannya, Anda cukup memanfaatkan lap basah atau lap kanebo yang kerap digunakan untuk membersihkan kendaraan. “Menggunakan cat yang memiliki teknologi antinoda memungkinkan kita membersihkan noda dengan air atau lap basah.

Ini juga bisa dilakukan di semua area dinding bercat,” kata Rina. Di dinding dengan wallpaper , kita juga bisa melakukan hal yang sama. Namun, memanfaatkan tepung maizena sebagai bahan tambahan selain air, Anda bisa melarutkan satu sendok makan maizena dalam air secukupnya.

Oleskan larutan maizena di tempat noda dan diamkan hingga kering, bersihkan dengan sikat gigi halus atau lap basah hingga noda benarbenar hilang. Tidak hanya di dinding, sisa makanan kerap ditemukan pada furnitur rumah seperti sofa, kursi, maupun meja.

Pada furnitur berbahan kayu, membersihkannya tentu lebih mudah, hanya dengan lap basah dan kering sisa makanan yang menempel bisa langsung dibersihkan.

Selanjutnya bisa ditambahkan cairan pembersih kayu agar tampilannya bisa kembali kinclong . “Untuk furnitur yang menyerap air, noda bisa dibersihkan dengan cairan pembersih. Caranya semprotkan noda dengan air pembersih, kemudian disikat dengan sikat gigi agar permukaan sofa tidak rusak.

Supaya cepat kering, bisa menggunakan pengering rambut agar sofa tidak menimbulkan bau apek,” saran Rina. Setelah dinding dan furnitur, jangan lupakan lantainya. Membersihkan lantai caranya hampir sama seperti mengepel.

Dengan begitu, noda makanan akan lebih mudah terangkat. Namun, untuk lantai yang memiliki karpet di atasnya, dibutuhkan trik dan tips khusus. Misal noda lilin di karpet bisa dibersihkan dengan bantuan es batu yang sudah dibungkus kantong plastik, setelah beku, koreklah lilin hingga terlepas dari karpet.

Jika masih menyisa, panaskan setrika dan gosokkan di sisa tetesan yang sudah ditutupi amplop cokelat. Beberapa aksesori yang rusak atau pecah bisa Anda ganti dengan yang baru.

Manfaatkan momen ini untuk mendekor dan menata ulang beberapa aksesori yang sudah berpindah tempat. Jika bendabenda tersebut sangat berharga, ada baiknya Anda segera membuat rak atau lemari khusus untuk menyimpannya.

aprilia s andyna