Edisi 17-06-2019
Korban Bencana Alam Bisa Dimasukkan PKH


JAKARTA – Bencana alam yang terjadi di beberapa daerah mengakibatkan ribuan warga terdampak dan memerlukan bantuan sosial.

Selain memberikan bantuan, pemerintah memastikan korban ben cana alam yang jatuh miskin berpeluang menjadi pe ne - rima Program Keluarga Ha - rap an (PKH) baru, di anta ranya korban banjir bandang di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Meski demikian, korban ban jir tetap akan menjalani se - rangkaian verifikasi yang ke - tat untuk memastikan ke la yakan mereka. “Setelah dive ri fikasi dan mereka yang jatuh mis kin karena kehilangan aset akibat terkena bencana alam seperti banjir bandang, memungkinkan untuk menjadi penerima PKH baru,” kata Dirjen Perlindungan dan Ja min - an Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat di Jakarta kemarin.

Dalam PKH, terdapat pro - gram PKH adaptif yang ber - fungsi untuk mengakomodasi korban bencana alam menjadi peserta PKH baru. “Salah satu pe nerimanya yaitu para kor - ban bencana atau kejadian luar biasa dan jatuh miskin, yang kami sebut PKH adaptif,” ujarnya. Penerapan PKH adaptif pernah dilakukan terhadap 13.000 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana erup si Gunung Sinabung, Su - matera Utara. Untuk bisa me - mastikan korban bencana la - yak mendapatkan PKH ada p - tif, pendamping akan me la ku - kan pendataan dan verifikasi secara ketat. Pendamping di daerah yang terkena bencana harus bekerja sama dengan dinas ter kait guna memas - tikan apa kah korban tersebut benar-be nar layak menda - patkan PKH. “Hal ini untuk memastikan pembe rian ban - tuan sosial atau bansos ter - sebut tepat sasaran,” imbuhnya.

Harry me nam bahkan, pe merintah memang telah me ne tapkan jumlah keluarga pe ne rima manfaat (PKM) PKH sebanyak 10 juta. “Na - mun ten tu ada yang keluar. Mereka yang telah keluar dari PKH akan diisi peserta baru,” ka ta nya. Di sisi lain, pe mer - intah menar get kan sebanyak 800.000 KPM PKH terg ra dua - si tahun ini yang dapat diisi peserta baru. Sementara itu, Tim Du ku - ngan Psikososial (LDP) Ke - men sos memberikan layanan bagi pengungsi, khususnya anak-anak di pengungsian. Tim LDP bekerja didampingi pen damping PKH dan rela - wan lainnya.

Kemensos telah me nya lur kan bantuan kepada korban bencana di Sulawesi Tenggara. “Bantuan logistik tahap per tama sudah menga - lir ke Ken dari, Konawe, Ko na - we Utara Ko nawe Selatan, dan Kolaka Timur,” kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Ka r ta - sas mi ta kemarin.

Binti mufarida